PHU QUOC, Vietnam, 19 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Trinasolar, pemimpin pasar solusi PV pintar dan penyimpanan energi di dunia, memasok modul surya Vertex N 725W (NEG21C.20) berkapasitas 3 MWp dan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) Trina Storage Elementa 2 berkapasitas 10 MWh untuk proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang terintegrasi dengan penyimpanan energi di Corona Resort, Phu Quoc, Vietnam.

Trina Storage Elementa 2 battery energy storage system installed at the Corona Resort solar-plus-storage project in Phu Quoc, Vietnam
Trina Storage Elementa 2 battery energy storage system installed at the Corona Resort solar-plus-storage project in Phu Quoc, Vietnam

Proyek ini dikembangkan oleh Nam Viet Green Energy JSC, salah satu perusahaan energi terbarukan terkemuka di Vietnam yang fokus pada pengembangan, investasi, desain, rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan pemasangan sistem energi terbarukan. Proyek tersebut ditargetkan terhubung dengan jaringan listrik dan mulai beroperasi secara komersial pada pertengahan September.

Sebagai salah satu kawasan resor terpadu terbesar di Vietnam, kebutuhan listrik Corona Resort terus meningkat seiring dengan perkembangan aktivitas pariwisata. Proyek ini sebelumnya telah menggunakan modul surya dengan kapasitas 5,5 MWp. Selanjutnya, proyek tersebut diperluas dengan tambahan modul Vertex N tipe-n i-TOPCon berkapasitas 3 MWp dan Trina Storage Elementa 2 berkapasitas 10 MWh dengan konfigurasi AC-coupled. Proyek ini menunjukkan bahwa aset PLTS yang telah beroperasi dapat dikembangkan dengan BESS untuk meningkatkan ketahanan pasokan listrik di tingkat lokal. Dengan memadukan PLTS yang beroperasi pada siang hari dan fleksibilitas energi dari sistem penyimpanan, pengguna komersial dan industri dapat mengelola biaya energi dengan lebih baik, serta menciptakan nilai komersial yang baru. Sistem PV+BESS terintegrasi ini juga mendukung pemanfaatan energi surya yang dihasilkan di lokasi secara lebih optimal, mengurangi kebutuhan listrik pada jam beban puncak, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong efisiensi operasional secara keseluruhan.

Proyek ini juga mencerminkan tren yang semakin berkembang dalam penerapan sistem tenaga surya dan penyimpanan energi di Vietnam. Vietnam menargetkan kapasitas BESS sebesar 10.000–16.300 MW pada 2030. Target tersebut menunjukkan, peran BESS semakin penting dalam mengintegrasikan PLTS dan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), meningkatkan fleksibilitas pengoperasian sistem kelistrikan, serta memperkuat ketahanan energi.

"Proyek ini membuktikan integrasi teknologi PV dan BESS canggih dengan fasilitas komersial berskala besar di Vietnam," ujar perwakilan Nam Viet. "Trinasolar tidak hanya berperan sebagai pemasok teknologi, namun juga memanfaatkan keahliannya di bidang PV dan penyimpanan energi untuk memberikan masukan mengenai konfigurasi BESS dan cara pengoperasiannya. Hal tersebut membantu kami mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan teknis dan komersial proyek."

"Penambahan kapasitas PLTS yang telah beroperasi dengan penyimpanan energi menjadi salah satu pendekatan yang mulai berkembang di pasar energi terbarukan Vietnam," ujar Elva Wang, Group Director, Asia Tenggara, Selatan, dan Tengah, Trinasolar Asia Pacific. "Proyek seperti ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perencanaan sistem pada tahap awal hingga proses integrasi dan pelaksanaannya. Untuk itu, kolaborasi erat antara penyedia teknologi, EPC, dan pelanggan menjadi sangat penting. Dengan memadukan PV dan BESS melalui produk yang memiliki rekam jejak pembiayaan yang kuat, pemahaman menyeluruh pada tingkat sistem, serta pengalaman menggarap proyek di tingkat regional, Trinasolar membantu mitra di Vietnam mengembangkan proyek PV+BESS guna mendukung pembangkit listrik sekaligus memberikan fleksibilitas."

Suka artikel ini?
Traktir kopi buat penulisnya, yuk.
Traktir Kopi
Dukung kreator · E-Wallet
PILIH NOMINAL