Resep Pisang Barongko, Snack MPASI Tinggi Kalori!

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 Juli 2023 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat bayi memasuki tahap MPASI (Makanan Pendamping ASI), penting bagi para orang tua untuk memastikan bahwa mereka menerima nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.

Salah satu cara untuk memastikan asupan kalori yang cukup adalah dengan menyiapkan camilan yang kaya nutrisi dan lezat.

Pisang Barongko adalah pilihan yang sempurna dalam hal itu.

Dalam artikel ini, kami akan membagikan resep Pisang Barongko, sebuah camilan tradisional Indonesia, yang tidak hanya tinggi kalori tetapi juga cocok untuk bayi yang sedang menjalani tahap MPASI.

Berikut Resep Pisang Barongko dan Langkah Pembuatannya:

Bahan-bahan yang Diperlukan:

  • 2 buah pisang matang
  • 100 gram tepung beras
  • 50 gram kelapa parut/santan cair instan
  • 50 gram gula merah, serut halus (skip untuk bayi dibawah 1 tahun)
  • 1/4 sendok teh garam (skip untuk bayi dibawah 1 tahun)
  • Daun pisang secukupnya untuk membungkus

Langkah-langkah:

  1. Pertama, siapkan semua bahan yang diperlukan. Pastikan pisang yang digunakan matang, tetapi tidak terlalu lembek.
  2. Kupas pisang dan potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil. Anda dapat memilih untuk memotongnya menjadi irisan melintang atau memotongnya menjadi beberapa bagian kecil.
  3. Campurkan tepung beras, kelapa parut, gula merah serut, dan garam dalam sebuah wadah. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  4. Ambil selembar daun pisang, dan letakkan potongan pisang di tengahnya. Kemudian, gilas pisang dengan menggunakan belahan daun pisang yang lain, sehingga pisang menjadi pipih.
  5. Ambil sejumput campuran tepung beras, kelapa parut, gula merah, dan garam, lalu taburi di atas pisang yang sudah dipipihkan tadi.
  6. Lipat daun pisang menjadi dua, sehingga pisang terbungkus rapi dengan campuran tepung beras dan kelapa.
  7. Lakukan langkah-langkah yang sama untuk pisang dan campuran tepung beras yang tersisa.
  8. Panaskan kukusan dengan api sedang, kemudian letakkan pisang barongko yang sudah dibungkus di atasnya. Kukus selama kurang lebih 15-20 menit hingga matang.
  9. Setelah matang, angkat pisang barongko dari kukusan dan biarkan dingin sejenak sebelum diberikan kepada bayi.
  10. Pisang Barongko siap disajikan sebagai camilan sehat untuk bayi Anda. Pastikan untuk memeriksa suhu pisang sebelum memberikannya kepada bayi untuk menghindari risiko terbakar.

Pisang Barongko adalah camilan MPASI yang tinggi kalori yang cocok untuk bayi yang sedang menjalani tahap MPASI.

Dengan menggunakan pisang matang, tepung beras, kelapa parut, dan gula merah, camilan ini tidak hanya menyediakan kalori yang cukup untuk bayi, tetapi juga memberikan nutrisi yang penting seperti karbohidrat, serat, dan mineral.

Pisang Barongko juga memiliki tekstur yang lembut dan rasanya manis alami, sehingga dapat menarik selera bayi Anda.

Ingatlah untuk memerhatikan ukuran potongan pisang yang sesuai dengan kemampuan mengunyah bayi Anda.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda membuat Pisang Barongko yang sempurna dan menghindari kegagalan:

  1. Pilih pisang yang matang dengan baik: Pastikan pisang yang Anda gunakan sudah matang, tetapi tidak terlalu lembek. Pisang yang matang akan memberikan rasa yang lebih manis dan tekstur yang lembut setelah dikukus.
  2. Gunakan tepung beras yang halus: Untuk menghasilkan tekstur yang lembut dan menghindari adanya gumpalan pada adonan, pastikan Anda menggunakan tepung beras yang halus.
  3. Perhatikan konsistensi adonan: Ketika mencampurkan tepung beras, kelapa parut, gula merah, dan garam, pastikan adonan memiliki konsistensi yang cukup untuk melekat pada pisang.
  4. Bungkus dengan rapi: Saat membungkus pisang dengan daun pisang, pastikan Anda melakukannya dengan rapi agar adonan tidak bocor saat dikukus.
  5. Pastikan kukusan sudah panas: Sebelum menempatkan pisang barongko di atas kukusan, pastikan kukusan sudah cukup panas.
  6. Perhatikan waktu pengukusan: Kukus pisang barongko selama 15-20 menit atau hingga matang sempurna. Jangan terlalu lama mengukusnya agar pisang tidak terlalu lembek.
  7. Biarkan dingin sejenak sebelum disajikan: Setelah pisang barongko matang, biarkan dingin sejenak sebelum disajikan kepada bayi. Hal ini akan membantu menjaga tekstur dan mencegah terlalu panas saat dikonsumsi.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda akan memiliki Pisang Barongko yang lezat dan berhasil.

BACA JUGA : Resep MPASI untuk Bayi yang Sedang Tumbuh Gigi

Jika bayi Anda masih dalam tahap awal MPASI, pastikan untuk memotong pisang menjadi potongan kecil agar lebih mudah dikonsumsi.

Selalu perhatikan juga kondisi gigi bayi Anda, jika giginya belum lengkap, pastikan pisang terkukus dengan baik agar lembut dan mudah dikonsumsi.

Dengan mengikuti resep Pisang Barongko yang kami bagikan, Anda dapat dengan mudah membuat camilan yang tinggi kalori dan bergizi untuk bayi Anda.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Pastikan untuk selalu memantau perkembangan bayi Anda dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi jika Anda memiliki kekhawatiran khusus tentang diet atau nutrisi bayi Anda.

Selamat mencoba membuat Pisang Barongko dan semoga camilan ini menjadi favorit bayi Anda yang menggemaskan!

Berita Terkait

6 Olahan Microgreens Lezat dan Mudah, Dijamin Ketagihan!
Resep Sate Taichan Goreng: Nikmatnya Rasa Pedas dan Gurih
Resep Seblak Bandung, Mudah Banget
Resep Rawon Khas Jawa Penggugah Selera!
Resep Bakso Daging dengan Kuah Gurih dan Nikmat!
Resep Mudah Gadon Daging, Solusi BB Anak Seret
Resep MPASI untuk Bayi yang Sedang Tumbuh Gigi
Ini Dia 6 Makanan Viral 2023 yang Wajib Kamu Coba!
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 08:03 WIB

Inilah Kasusnya, Sebelum Gugat Cerai Ternyata Artis Kimberly Ryder Laporkan Suami ke Polres Jakse

Rabu, 17 Juli 2024 - 07:27 WIB

Respons Suami Usai Digugat Cerai oleh Artis Cantik Kimberly Ryder ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat

Selasa, 16 Juli 2024 - 15:29 WIB

Soal Dugaan Penggelapan Rp6,9 Miliar, Inilah Alasan Mantan Istri hingga Akhirnya Laporkan Suami BCL ke Polisi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 07:16 WIB

Tiko Sebut Tak Ada Hubungannya sama sekali dengan BCL Usai Diperiksa Polisi 10 Jam Terkait Dugaan Penggelapan

Kamis, 30 Mei 2024 - 18:09 WIB

Begini Respons SYL, Saat Dimintai Tolong Penyanyi Nayunda Nabila untuk Bayar Cicilan Apartemen

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:04 WIB

Gunakan Adat Sunda, Sepasang Penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja Menikah Hari Ini

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:31 WIB

Pendiri dan Vokalis Grup musik Orkes Melayu PMR, Jhonny Iskandar Meninggal Dunia Hari Ini

Kamis, 9 Mei 2024 - 10:34 WIB

Artis Teuku Ryan Akui Dirinya Bukan Laki-laki Sempurna, Minta Ijin Ria Ricis untuk Lanjutkan Hidup

Berita Terbaru

SoulFit, mega gym Korea pertama, dengan bangga mengumumkan kehadirannya di Indonesia. (Dok. SoulFit)

LIFESTYLE

SoulFit, Korean Mega Gym Pertama Telah Hadir di Indonesia

Kamis, 18 Jul 2024 - 17:52 WIB