Demikianlah, jika seseorang tidak menyadari pengawasan Allah yang ketat setiap saat, ia akan kehilangan rasa malu.
Akibatnya ia terdorong melakukan perbuatan zina atau yang mengarah kepada perzinaan.
Oleh sebab itu, menjaga kesucian adalah salah satu tujuan pernikahan yang mulia.
Bahkan, jika seseorang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, niscaya ia menjadi salah satu dari tiga orang yang wajib ditolong oleh Allah.
Oleh : Hawin Murtadlo Bukhori, Pengkaji Pernikahan Islami.