Femme.id – Bagi calon mahasiswa yang bercita-cita kuliah di Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu tujuan utama karena reputasinya yang kuat di dunia pendidikan tinggi.
Informasi mengenai biaya UKT UGM menjadi penting, terutama bagi keluarga yang sedang mempersiapkan dana pendidikan untuk putra-putrinya.
UKT UGM berbeda tergantung jalur masuk, yaitu jalur SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) atau jalur mandiri, serta golongan ekonomi mahasiswa.
Mahasiswa dari keluarga kurang mampu berhak mendapatkan UKT golongan 1 dan 2 yang besarnya nol rupiah, alias tidak perlu membayar.
Hal ini berlaku baik untuk jalur SNBT maupun mandiri, asalkan memenuhi syarat verifikasi kemampuan ekonomi.
Untuk mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri, selain UKT, juga dikenakan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang nilainya lebih tinggi dibanding jalur SNBT.
Biaya IPI ini menjadi pertimbangan penting bagi keluarga dalam merencanakan anggaran pendidikan.
UGM menerapkan sistem UKT berjenjang dari golongan 1 hingga 6, dengan besaran yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua mahasiswa.
Penentuan golongan UKT dilakukan melalui verifikasi dokumen dan survei lapangan oleh tim UGM.
Baca Juga:
Rekomendasi Audiobook Terbaik untuk Wanita Karier: Temani Perjalanan dan Pengembangan Diri
Gaji Nggak Naik? Ini 7 Cara Tetap Bahagia dan Termotivasi di Tempat Kerja
Panduan Karier dan Gaya Hidup Profesional Wanita Modern 2026
Berikut rincian biaya UKT UGM untuk program Sarjana Terapan (D4) melalui jalur SNBT dan SNBP.
Biaya UKT UGM Jalur SNBT dan SNBP untuk Program D4
Bagi mahasiswa yang diterima melalui jalur SNBT atau SNBP, tidak dikenakan biaya IPI.
Mereka hanya membayar UKT sesuai golongan yang ditetapkan.
UKT untuk berbagai program studi D4 di UGM memiliki struktur yang seragam.
Baca Juga:
Teror Hantu di Lingkungan Warga: Ini 5 Langkah Aman untuk Lindungi Keluarga dari Modus Kejahatan
12 Strategi Efektif untuk Menghentikan Kebiasaan Berbelanja Berlebihan di Tahun 2026
Tantangan Menjadi Orang Tua di Usia 20-an dan 30-an serta Tips Menghadapinya di Tahun 2026
Berikut adalah daftar program studi D4 beserta rincian UKT-nya.
D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
Program studi ini menawarkan pendidikan vokasi di bidang teknologi informasi.
UKT golongan 3 (subsidi 75%) sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 (subsidi 50%) sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 (subsidi 25%) sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 (tanpa subsidi) sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Rekayasa Mesin
Program ini fokus pada pengembangan dan perawatan perangkat mesin.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Rekayasa Elektro
Studi ini mencakup sistem kelistrikan dan elektronika terapan.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol
Program ini menyiapkan lulusan untuk bekerja di bidang otomasi dan kontrol industri.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar
Program ini berkaitan dengan pengukuran dan pemetaan wilayah.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Sistem Informasi Geografis
Studi ini menggabungkan teknologi informasi dengan data spasial.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Pengembangan Produk Agroindustri
Program ini fokus pada pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknik Pengelolaan dan Perawatan Alat Berat
Studi ini menyiapkan tenaga ahli di bidang perawatan alat konstruksi.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Rekayasa Internet
Program ini membekali mahasiswa dengan keahlian jaringan dan infrastruktur internet.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknik Pengelolaan dan Pemeliharaan Infrastruktur Sipil
Studi ini berkaitan dengan pemeliharaan jalan, jembatan, dan infrastruktur publik.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil
Program ini menekankan pada pelaksanaan proyek konstruksi secara teknis.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Teknologi Veteriner
Program ini menyiapkan tenaga pendukung dokter hewan di bidang kesehatan hewan.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Manajemen Informasi Kesehatan
Studi ini mengelola data medis dan sistem informasi di fasilitas kesehatan.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
D4 Pengelolaan Hutan
Program ini berfokus pada konservasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan.
UKT golongan 3 sebesar Rp3.325.000.
UKT golongan 4 sebesar Rp6.650.000.
UKT golongan 5 sebesar Rp9.975.000.
UKT golongan 6 sebesar Rp13.300.000.
Struktur biaya UKT yang seragam untuk berbagai program D4 memudahkan calon mahasiswa memahami kewajiban finansialnya.
Perbedaan hanya terletak pada golongan UKT yang ditentukan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga.
Calon mahasiswa disarankan untuk mengajukan dokumen pendukung secara lengkap saat proses verifikasi.
UGM menyediakan layanan bantuan untuk mahasiswa kurang mampu melalui program beasiswa dan bantuan biaya pendidikan.
Informasi terkait dapat diakses melalui laman resmi UGM atau kantor kemahasiswaan.
Perlu dicatat bahwa biaya yang tercantum berlaku untuk tahun akademik 2025/2026 dan dapat mengalami penyesuaian di masa depan.
Calon mahasiswa diharapkan selalu memantau update resmi dari UGM untuk memastikan keakuratan data.
Memilih jalur masuk yang tepat dan memahami komponen biaya sangat penting dalam perencanaan pendidikan tinggi.
Dengan informasi yang jelas, keluarga dapat membuat keputusan finansial yang lebih bijak.
UGM terus berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan yang adil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah mahasiswa kurang mampu bebas biaya kuliah di UGM?
Ya, mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat masuk ke dalam golongan UKT 1 dan 2 yang besarnya Rp0, asalkan lolos verifikasi dokumen dan survei ekonomi oleh tim UGM.
Apa perbedaan UKT antara jalur SNBT dan jalur mandiri di UGM?
Mahasiswa jalur SNBT tidak dikenakan Iuran Pengembangan Institusi (IPI), sedangkan mahasiswa jalur mandiri harus membayar IPI di luar UKT, sehingga total biaya lebih tinggi.
Bagaimana cara menentukan golongan UKT di UGM?
Golongan UKT ditentukan berdasarkan verifikasi dokumen keuangan keluarga dan survei lapangan yang dilakukan oleh tim UGM setelah pendaftaran.
Apakah biaya UKT UGM untuk program D4 berbeda antar jurusan?
Untuk program D4, struktur UKT bersifat seragam di seluruh jurusan, mulai dari golongan 3 hingga 6 dengan besaran yang sama.
Kapan informasi UKT UGM diperbarui setiap tahun?
Informasi UKT UGM biasanya diperbarui setiap tahun akademik baru, sekitar bulan Juli–Agustus, dan dapat diakses melalui laman resmi UGM.