“Seseorang bercerita:
Aku keluar rumah di suatu malam yang gelap gulita. Tiba-tiba aku melihat sesosok wanita yang berjalan gemulai seperti bendera.
Aku pun menggodanya sehingga wanita itu berkata, “Tidakkah akal sehatmu mencegahmu dari perbuatan ini? Setidaknya, jika kamu tidak takut terhadap hukum agama?”
Aku menjawab, “Hei Nona! Demi Allah, tidak ada yang melihat kita selain bintang-bintang!”
Wanita itu pun menukas, “Hei lelaki bodoh! Lantas di mana Pencipta bintang-bintang itu?”
Lalu wanita itu meninggalkanku.”
( Tuhfatul Arus, Muhammad Ahmad At-Tijani, hlm. 58, Aila Books, Desember 2019)