JAKARTA – Siapa pun pasti setuju, menikmati hidangan lezat adalah salah satu kenikmatan hidup yang sulit ditolak.
Namun, bagi Anda yang memiliki riwayat asam urat, momen makan enak sering kali diiringi rasa was-was.
Kekhawatiran akan serangan nyeri mendadak pada persendian, bengkak, atau kaku setelah menyantap makanan favorit tentu menjadi momok yang menakutkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sayangnya, asam urat memang bukan penyakit yang bisa dianggap remeh.
Banyak orang bahkan baru menyadari betapa mengganggunya penyakit ini ketika serangan nyeri sudah datang.
Menurut studi National Library of Medicine, batas normal kadar asam urat dalam darah berkisar antara 3,5 hingga 7,2 mg/dL untuk pria, dan 2,6 hingga 6 mg/dL untuk wanita.
Baca Juga:
Hisense Lansir Seri UR9, Terobosan Baru dalam Displai True RGB MiniLED
Brandwatch Perluas Cakupan Data di Asia Pasifik Untuk Perkuat Wawasan Global Bagi Pemasar
Jika kadar ini melebihi angka tersebut, risiko serangan asam urat menjadi jauh lebih tinggi.
Memahami Bahaya Asam Urat dan Cara Kerjanya di Dalam Tubuh
Asam urat sebenarnya merupakan senyawa alami yang terbentuk dari hasil pemecahan purin dalam tubuh.
Purin sendiri banyak terdapat pada makanan lezat seperti jeroan, seafood, daging merah, kacang-kacangan, hingga minuman manis dan beralkohol.
Ketika kadar purin dalam tubuh berlebihan, ginjal tidak mampu membuang seluruh asam urat tersebut melalui urin.
Baca Juga:
“Tech. For Family”: CHERY Perkenalkan VPD, Fitur Parkir Pintar Generasi Baru yang Lebih Humanis
Schaeffler dan VinDynamics Jalin Kemitraan Strategis untuk Mengembangkan Robot Humanoid
Akibatnya, asam urat akan menumpuk di darah dan perlahan mengendap di area persendian.
Proses inilah yang memicu gejala khas asam urat: nyeri hebat pada sendi, bengkak, rasa panas, dan kaku, terutama di bagian kaki seperti jempol kaki, pergelangan kaki, hingga lutut.
Dalam jangka panjang, jika dibiarkan, penumpukan kristal asam urat ini bisa merusak sendi dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Menurut dr. Maretha, seorang dokter spesialis gizi klinik, langkah paling efektif untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh bukan hanya dengan membatasi makanan tinggi purin.
Tetapi juga dengan membantu proses pelarutan asam urat yang sudah telanjur mengendap di darah.
Proses ini harus dibarengi dengan pembuangan asam urat melalui urin agar tidak kembali menumpuk.
Baca Juga:
CATL Perkenalkan Enam Inovasi Utama, Dorong Mobilitas Energi Baru dengan Sistem Multi-Kimia
Susu Etawa ETACEFIT, Solusi Praktis Menurunkan Asam Urat
Salah satu produk herbal modern yang kini banyak dipilih adalah Susu Etawa ETACEFIT.
Produk ini merupakan inovasi nutrisi berbahan alami, diformulasikan khusus untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh secara praktis dan aman.
Tidak hanya mengandalkan susu etawa sebagai sumber protein alami, ETACEFIT diperkaya dengan ekstrak tanaman herbal pilihan, salah satunya adalah ekstrak kumis kucing.
Tanaman ini mengandung senyawa glikosida dan sinensetin yang bersifat melarutkan asam urat dalam darah.
Cara kerja ETACEFIT sangat sederhana namun efektif. Senyawa sinensetin dan glikosida dari kumis kucing akan membantu melarutkan asam urat yang mengendap di pembuluh darah.
Setelah itu, asam urat yang telah larut akan dibuang keluar tubuh bersamaan dengan urin.
Dengan konsumsi rutin, tubuh Anda akan terbantu dalam menjaga kestabilan kadar asam urat, sekaligus mengurangi risiko serangan nyeri sendi.
Kandungan Herbal Lain dalam ETACEFIT yang Mendukung Kesehatan Sendi
Selain ekstrak kumis kucing, ETACEFIT juga diperkaya dengan berbagai bahan alami lain yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, khususnya kesehatan sendi dan peredaran darah.
Ada ekstrak temulawak yang mengandung kurkumin, berfungsi sebagai anti-inflamasi alami untuk meredakan pembengkakan dan nyeri sendi.
Ekstrak jahe dalam ETACEFIT juga berperan sebagai anti-radang sekaligus meningkatkan sirkulasi darah, sehingga aliran darah di area sendi lebih lancar.
Tidak hanya itu, terdapat ekstrak daun sereh yang membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung kesehatan jantung.
Kandungan ekstrak kayu manis juga membantu mengurangi peradangan serta mempercepat proses penyembuhan nyeri sendi.
Semua bahan tersebut dipadukan secara alami tanpa tambahan pemanis buatan maupun bahan kimia berbahaya.
Oleh karena itu, ETACEFIT aman dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang tanpa risiko efek samping atau ketergantungan.
ETACEFIT, Terbukti Aman dan Sudah Bersertifikasi BPOM
Sebagai produk kesehatan, ETACEFIT tentu telah melalui berbagai proses pengujian dan pengawasan ketat.
Produk ini telah mengantongi izin resmi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), sehingga Anda tidak perlu khawatir soal keamanannya.
Dengan mengonsumsi 2 gelas susu ETACEFIT setiap hari sesuai anjuran, Anda bisa merasakan manfaat nyata dalam menjaga kesehatan tubuh, khususnya dalam menurunkan kadar asam urat secara alami.
Tidak hanya membantu meredakan nyeri dan kaku pada persendian, ETACEFIT juga mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Yuk, jadikan ETACEFIT bagian dari gaya hidup sehat Anda mulai sekarang.
Dengan rutin mengonsumsinya, Anda bukan hanya menjaga kesehatan sendi, tetapi juga memberikan perlindungan alami bagi tubuh dari berbagai gangguan kesehatan lainnya.
Nikmati hidup sehat, nikmati makanan favorit, dan katakan selamat tinggal pada rasa takut akan asam urat!***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Emitentv.com dan Duniaenergi.com
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Terkinipost.com dan Hallopresiden.com
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Haibanten.com dan Harianmalang.com
Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (lebih dari 175an media).
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp
















