XUZHOU, Tiongkok, 28 Oktober 2026 /PRNewswire/ — XCMG Group baru-baru ini membuka program pendidikan bagi mahasiswa Uzbekistan dan Indonesia di Xuzhou. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membina talenta muda di negara-negara mitra Belt and Road melalui kerja sama pendidikan internasional. Mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran bahasa dan akademik, pelatihan teknis, serta pengalaman kerja sehingga mendukung pengembangan tenaga kerja lokal dan operasional XCMG di luar negeri.
Program untuk mahasiswa Uzbekistan resmi dibuka pada 13 Oktober di Xuzhou University of Technology. Dalam kesempatan tersebut, XCMG juga meresmikan fasilitas pelatihan alat berat konstruksi.
Program ini dikembangkan oleh XCMG, Xuzhou University of Technology, dan Urgench State University dengan skema bertahap "2+1+1" untuk mahasiswa sarjana. Urgench State University bertanggung jawab menyeleksi mahasiswa dan memberikan pendidikan awal, sedangkan Xuzhou University of Technology menyediakan pembelajaran akademik dan bahasa. Sementara itu, Global Learning and Education Center XCMG bekerja sama dengan unit operasional perusahaan di Uzbekistan untuk menyusun materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan menyediakan kesempatan magang.
Program untuk mahasiswa Indonesia dibuka di Xuzhou College of Industrial Technology. Dengan skema "1,5+0,5+1", mahasiswa akan menjalani pembelajaran bahasa, pelatihan keterampilan, dan praktik kerja di unit operasional XCMG di luar negeri. Program ini bertujuan mencetak tenaga profesional teknis dengan beragam keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis lokal.
Program pendidikan dan pelatihan tersebut sejalan dengan perkembangan bisnis XCMG di Indonesia. Perusahaan telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 30 tahun dengan kegiatan yang mencakup riset dan pengembangan (R&D), manufaktur, pasokan produk, penjualan, layanan, hingga pembiayaan. Tahun ini, XCMG meresmikan basis manufaktur energi baru di Indonesia dan mulai membangun XCMG Indonesia Remanufacturing Center. Langkah ini memperluas kegiatan perusahaan dari sekadar mengekspor produk, dan kini menjalankan operasional lokal yang terintegrasi. Saat ini, hampir 80% tenaga kerja XCMG di Indonesia merupakan pekerja lokal. Perusahaan juga terus membuka lapangan kerja dan mengembangkan tenaga profesional yang terampil.
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai pasar luar negeri, XCMG menerapkan kerangka GEMS. Nama program ini menggabungkan konsep Global dengan tiga kategori SDM: Executive Functional Staff, Management & Sales Backbone, dan Skilled Service Specialists. Melalui kerja sama antara institusi pendidikan di Tiongkok dan negara lain, GEMS turut menyiapkan tenaga kerja lokal agar unit usaha di luar negeri dapat memenuhi kebutuhan SDM dari tenaga kerja lokal sekaligus beroperasi secara lebih efisien dan hemat biaya.
Hingga saat ini, program kerja sama pendidikan XCMG untuk mahasiswa Uzbekistan dan Indonesia telah menjangkau tiga angkatan dengan total hampir 60 mahasiswa.
XCMG akan terus memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan untuk membuka kesempatan bagi generasi muda di berbagai negara yang ingin memperoleh pendidikan, pengalaman industri, dan wawasan lintasbudaya. Upaya ini juga memperkuat ketersediaan tenaga kerja lokal yang terampil guna mendukung operasional XCMG di pasar internasional.