Kesulitan Peroleh Ijin Konser Musik, APMI akan Temui Pihak Kemenparekraf dan Polri

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 4 November 2022 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) menggelar konferensi pers menyikapi kasus konser

Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) menggelar konferensi pers menyikapi kasus konser "Berdendang Bergoyang". (Instagram.com/@apmi.id)

FEMME.ID – Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) pun akan bertemu secara resmi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Polri.

Tujuannnya untuk berkoordinasi dalam hal mendukung industri kreatif ini tetap berjalan kondusif.

“Kami dari asosiasi akan bertemu dengan Kemenparekraf juga pihak Mabes Polri di tanggal 8 (November) nanti untuk mengklarifikasi.”

ads

“Dan tentunya mencari solusi agar industri yang saat ini sudah terbangun indah kemarin bisa tetap bertumbuh dan membanggakan,” kata Ketua Umum APMI Dino Hamid.

Dino Hamid menyampaikan hal itu
dalam konferensi pers APMI di Jakarta, Kamis sore, 3 November 2022.

Dikutip Femme.id dari media Arahnews.com, APMI mendapatkan banyak aduan dari para penyelenggara acara konser.

Bahwa pihak berwenang mengeluarkan beberapa aturan yang justru bertabrakan dengan konsep konser musik yang biasanya dilakukan.

Para pnyelenggara acara musik lainnya, kini banyak acara-acara serupa yang kesulitan untuk menyelesaikan perizinannya.

Bahkan terancam batal mengingat tenggat waktu acara yang semakin dekat.

“Pihak yang berwenang juga mengeluarkan aturan-aturan yang semakin ketat,” kata Sekretaris Jenderal APMI Emil Mahyudin.

“Seperti adanya aturan yang tidak memperbolehkan acara konser musik dan festival itu di outdoor dan harus di indoor,” imbuhnya.

“Terus ada juga yang jam 6 sore acara konsernya sudah harus selesai,” kata Emil dalam konferensi pers APMI di Jakarta, Kamis sore, 3 November 2022.

Beberapa hal tersebut semakin diperketat kegiatan acara dan mempersulit berjalannya konser-konser.

Karenanya, pihaknya meminta masyarakat bijak menyikapi kasus konser “Berdendang Bergoyang” di Senayan, Jakarta beberapa waktu.

Diketahui, konser tersebut terpaksa dihentikan pihak kepolisian karena terjadi insiden di mana sejumlah penonton pingsan.

Penyebabnya, alur mobilisasi peserta konser tidak dapat bergerak dan akhirnya menyebabkan banyak korban pingsan.

Polda Metro Jaya menemukan fakta bahwa Event Organizer (EO) “Berdendang Bergoyang” menjual tiket untuk 21.000 orang.

Hal tersebut melebihi kapasitas Istora Senayan yang seharusnya hanya diisi 10.000 orang.***

Berita Terkait

Ajak Teman dan Keluarga ke Festival Lagu Laguan 2024!
Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Pasangan Penyanyi Rizky Febian dan Mahalini Raharja
Kejaksaan Agung Tanggapi Beredarnya Kabar Terkait 2 Artis Terkenal Terseret Kasus Korupsi Timah
Line Up HeyFest! 2024: Tiket Sudah Tersedia, Jangan Sampai Ketinggalan!
Seniman Komedian Polo Srimulat Meninggal Dunia, Sempat Batuk-batuk hingga Keluarkan Bercak Darah
Simak Kata-kata Terakhir Grup Musik Legendaris NOAH Saat Resmi Berpamitan dari Dunia Musik
Termasuk Siskaee, Polisi Tetapkan 11 Orang Talent Sebagai Tersangka Kasus Produksi Film Porno
Review Buku Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:13 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasan Dirinya Dorong Prabowo Subianto Beli Kapal Riset Senilai Rp3,5 Triliun

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:36 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Rabu, 8 Mei 2024 - 11:50 WIB

Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:36 WIB

Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024, Bapanas: Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan

Selasa, 30 April 2024 - 13:55 WIB

Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air yang Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk

Kamis, 25 April 2024 - 10:06 WIB

Akses Dana Bergulir untuk Kalangan Koperasi Dapat Dorongan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM

Selasa, 23 April 2024 - 14:00 WIB

Dorong Transisi Energi, Menkeu Sri Mulyani Indrawati Jajaki Kerja Sama dengan European Commission

Kamis, 18 April 2024 - 09:08 WIB

Presiden Jokowi Minta Bangun Pabrik Manufaktur Apple di Indonesia, Bos Apple Beri Tanggapan Ini

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

NASIONAL

Program Indonesia Kompeten 2024: Meningkatkan Kualitas SDM

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:12 WIB

ENTERTAINMENT

Ajak Teman dan Keluarga ke Festival Lagu Laguan 2024!

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:43 WIB