Begini, Kisah Dibalik Gugatan Fara Luwia terhadap Anak Usaha Konglomerat Wilmar Group

- Pewarta

Rabu, 9 Juni 2021 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fara Luwia dan Chairman and CEO of Wilmar International Kuok Kun Hong di pabrik Lumbung Padi Indonesia, Mojokerto, Jawa Timur pada Agustus 2017. /Dok. Lumbung Padi

Fara Luwia dan Chairman and CEO of Wilmar International Kuok Kun Hong di pabrik Lumbung Padi Indonesia, Mojokerto, Jawa Timur pada Agustus 2017. /Dok. Lumbung Padi

FEMME – Kejadian pahit dalam berbisnis harus dialami pengusaha Indonesia, dia harus memperjuangkan haknya dengan mengguggat anak usaha Konglomerat Wilmar Group.

Fara Luwia,  pengusaha perempuan di bidang pertanian yang kini sedang berjuang untuk melawan anak usaha perusahaan internasional yang bergerak di bidang agribisnis, Wilmar Group.

Fara menuturkan ia memulai usaha pertanian dengan mendirikan PT Lumbung Padi Indonesia. Awalnya teman-temannya sudah berpesan kepada Fara agar tidak menggeluti usaha pertanian karena sangat sulit. 

ads

Namun Fara tak patah semangat ia kemudian tetap mendirikan PT Lumbung Padi Indonesia.

“Rekan-rekan saya bilang ke saya kalau bangun usaha pertanian apalagi yang modern itu susah, tapi saya yakin Indonesia harus menjadi raja di negerinya sendiri.”

“Ini bukan hanya soal usaha pertanian tapi juga upaya untuk memberdayakan dan membantu petani Indonesia agar semakin maju,” terang Founder Lumbung Padi Indonesia, Fara Luwia di Jakarta, Selasa, 8 Juni 2021.

Namun perkembangan ini kemudian harus terhambat karena permasalahan yang bermula dari kerjasama antara PT Lumbung Padi Indonesia dengan anak usaha Wilmar Group pada tahun 2017. 

Kerjasama ini dimaksudkan untuk mengembang lebih jauh usaha PT Lumbung Padi Indonesia untuk agar dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani sebagai mitra perusahaan.

“Setelah bekerjasama saya mencium ada upaya mengambil alih perusahaan ini.”

“Modusnya mengiming-ngimingi saya dengan modal tambahan namun saya perlu menyerahkan saham kepemilikan saya dulu yang nanti bisa di buy back kembali.”

“Nyatanya setelah saya lakukan ini tidak ada modal yang disetorkan dan ketika saya ingin buy back kembali saham saya malah dipersulit dengan alasan yang tidak profesional.”

“Belakangan saya mengalami bahwa dokumen-dokumen milik saya, ditahan dengan alasan Wilmar belum bayar notaris, pegawai cuti hamil dll.
Ini  pengambilalihan perusahaan dengan cara yang tidak sah,” ungkap Fara.

Tak terima dengan kecurangan ini, Fara masih berusaha secara diskusi baik-baik, tetapi anak usaha Wilmar tetap tidak punya itikad baik. 

Sampai kemudian akhirnya Fara mengajukan gugatan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pengambilalihan perusahaan secara tidak sah dan melawan hukum. 

Hingga kini proses persidangan gugatan telah dilakukan namun mediasi tidak dapat dilakukan karena tidak hadirnya perwakilan Wilmar Group sebagai penentu kebijakan pihak-pihak yang digugat.

“Saya akan berjuang, ini persoalan martabat bangsa kita. Jangan sampai pengusaha lokal kita ditindas oleh pengusaha asing yang lebih kuat.”

“Wilmar banyak uang dan kaya, memiliki ratusan pabrik seluruh dunia. Kenapa hanya 1 pabrik saya dan juga piring nasi saya, mereka masih mau rebut juga.”

“Mereka konglomerat Singapore, sedangkan saya hanya seorang single mother selama hampir 24 tahun, hanya besarkan anak dan bekerja saja,” kata Fara.

“Jangan sampai asing menguasai kita,” katanya. Perjuangan ini juga untuk memperjuangkan masa depan pertanian bangsa Indonesia yang berdaulat.

Padahal Fara mempunyai mimpi untuk bangun bisnis di bidang pertanian dan membantu lebih banyak petani. Sebelumnya ia fokus di industri properti.

“Awalnya tentu saya membuat perencanaan bisnis pertanian yang akan dijalani, karena saya bermimpi untuk mendirikan pengolahan padi modern yang berstandar internasional.”

“Saya juga harus mencari lokasi yang tepat untuk pembangunan pabrik dan perusahaan nanti, tentu ada banyak pertimbangan tapi saya melihat jumlah petani yang potensial untuk kita saling kerjasama,” kata Fara.
 
“Semua persiapan ini saya lakukan sendiri dengan usaha dan keringat saya” tambahnya.

Usahanya tidak sia-sia, pada tahun 2009 Badan Usaha atas nama PT Lumbung Padi Indonesia resmi berdiri di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. 

Fara juga kemudian menggandeng Satake Corporation Japan sebagai pemasok utama mesin-mesin dan peralatan di pabrik pengolahan gabah. 

Tak cukup sampai disana, dalam mendirikan pabrik perusahaan ia juga bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha lokal seperti PT Agro Indo Mandiri dan PT Praba Indopersada.

PT Lumbung Padi Indonesia yang Fara Luwia dirikan kemudian berhasil mengeluarkan lini beras premium dengan merek Beras Prima dan merek Lumbung Padi Indonesia.

Mitra petani yang bekerjasama juga semakin bertambah setiap bulannya.*

Berita Terkait

The Electoral: Solusi Efektif dan Profesional untuk Kampanye Caleg di Pemilihan Umum 2024
KONI Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor yang ke 541
DPRD Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor Ke 541
Redaksi Femme.com Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2023, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Libur Lebaran 1444H, Tirta Kahuripan Siagakan Personel 24 Jam
Jadwal Imsakiyah 2023 Untuk Kota Jakarta Dan Sekitarnya
Mudik Gratis 2023: Berbagai Instansi yang Menyediakan Layanan Mudik Gratis
Program Kartu Prakerja Dibuka! Dapat Insentif 4,2 Jt Ini Tips untuk Lolos
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 28 November 2023 - 19:12 WIB

Cara Menurunkan Berat Badan di Malam Hari Tanpa Ribet!

Kamis, 6 Juli 2023 - 08:00 WIB

Tiktoker Jadikan Sweet Tooth Trend, Begini Kata Para Ahli

Jumat, 23 Juni 2023 - 22:18 WIB

Anak Demam? Jangan Panik dan Lakukan Hal Berikut

Selasa, 20 Juni 2023 - 07:08 WIB

Ini Dia Cara Agar Lebih Kuat Menghadapi Cobaan Hidup

Senin, 19 Juni 2023 - 17:00 WIB

10 Tips Kecantikan Alami untuk Wanita Modern

Senin, 19 Juni 2023 - 13:22 WIB

Tips Mudah Cara Mengurangi Sakit Ketika Haid

Kamis, 23 Maret 2023 - 06:06 WIB

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Kamis, 16 Maret 2023 - 08:10 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Mengatasi Sesak Napas

Berita Terbaru

Harga Stick Xbox Original. (Pixabay.com/InspiredImages)

LIFESTYLE

Harga Stick Xbox Original Terbaru 2023 di Indonesia

Sabtu, 2 Des 2023 - 09:04 WIB

HEALTH

Cara Menurunkan Berat Badan di Malam Hari Tanpa Ribet!

Selasa, 28 Nov 2023 - 19:12 WIB