“Kalau jenis minuman mungkin sama dengan kafe kafe lainnya. Yang membedakan adalah disini suasananya ngariung. Tempat berkumpul bagi teman, sahabat dan keluarga.”
“Makanya disini terdapat beberapa ruang untuk privat dan juga ruang terbuka, ” kata aktor kelahiran Tasikmalaya, 8 mei 1981 ini.
Meski begitu di kopibrug Indra juga menyediakan makanan khas yakni nasi lemak.
” Ini sebagai bentuk penghormatan saya untuk ibu saya yang belum lama wafat. Sebab kami sekeluarga menjadikan nasi lemak buatan ibu saya ini makanan favorit karena memang rasanya yang enak dan campuran sayur dan dagingnya yang komplit. Pokoknya ini makanan yang luar biasa, ” tambahnya.
Untuk menambah hangat suasana, setiap hari ada musik akustik listik mulai pk 16.00 hingga pk 21.00. Sengaja dipilih musik akustik agar pengunjung tetap dapat ngobrol dan tidak terganggu dengan musik yang keras.
Hal yang unik yang bisa ditemui di Kopibrug adalah sebagian besar furniture di cafe berkapasitas 300 kursi ini adalah buatan tangan Indra Brugman sendiri.
“Beneran ini saya buat sendiri. Memang tidak serapih buatan tukang mebel, tapi lumayanlah. Sekedar menyalurkan hobi bertukang. Dan sekaligus menghemat pengeluaran untuk membeli furniture, ” katanya sambil tertawa.