Home / Tak Berkategori

Jangan Panik! Ini Dia Cara Mengatasi Sakit Kuning Pada Bayi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 3 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber : borneo24.com

sumber : borneo24.com

FEMME.ID – JAKARTA Sakit kuning pada bayi adalah kondisi medis yang disebut jaundice.

Ini terjadi karena adanya peningkatan kadar bilirubin dalam darah bayi.

Bilirubin adalah zat berwarna kuning yang terbentuk saat sel darah merah usang dan diproses oleh hati.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika kadar bilirubin terlalu tinggi, ia akan menyebabkan kulit dan mata bayi tampak kuning.

Jaundice pada bayi biasanya tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri dalam beberapa minggu.

Tetapi dalam beberapa kasus, itu mungkin menandakan masalah kesehatan yang lebih serius yang perlu segera diperiksa oleh dokter.

Sakit kuning pada bayi umumnya membutuhkan perhatian medis dan tidak dapat disembuhkan dengan cara sendiri.

Beberapa hal yang dapat membantu mengatasi Sakit kuning pada bayi meliputi:

  1. Memberikan ASI secara teratur: memberikan ASI secara teratur membantu membuang bilirubin dari tubuh bayi melalui air susu ibu.
  2. Menjaga bayi agar terkena cahaya matahari: cahaya matahari dapat membantu mengurangi kadar bilirubin dalam darah bayi.
  3. Menjaga suhu bayi tetap stabil: suhu bayi yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat memperburuk kondisi jaundice.

Namun, penting untuk menyadari bahwa ini adalah kondisi medis yang serius dan harus diterima perawatan medis segera jika gejalanya memburuk atau tidak membaik dalam waktu singkat.

Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan tindakan terbaik untuk kondisi khusus bayi Anda.

Tanda-tanda dari sakit kuning pada bayi meliputi:

  1. Kulit dan mata yang berwarna kuning: ini adalah tanda utama dari jaundice dan dapat menjadi lebih terlihat setelah beberapa hari setelah lahir.
  2. Bantalan kulit dan mata yang kuning: bantalan kulit dan mata yang kuning seperti daerah di sekitar bola mata, dalam pipi, dan punggung tangan dan kaki juga bisa menjadi tanda dari jaundice.
  3. Suhu tubuh yang lebih rendah: beberapa bayi dengan jaundice mungkin memiliki suhu tubuh yang lebih rendah dari biasanya.
  4. Kesulitan menyusu: beberapa bayi dengan jaundice mungkin memiliki kesulitan menyusu karena mereka merasa lelah atau kurang bergairah.

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua bayi yang memiliki tanda-tanda tersebut mungkin menderita jaundice.

Beberapa kondisi medis lain juga dapat menyebabkan tanda-tanda tersebut.

Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosis dan memperoleh perawatan yang tepat.

Berita Terkait

Reputation Management dan Image Restoration (Pemulihan Citra) dengan Implementasi Publikasi Press Release
Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025
ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan
Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri
BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih
Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi
XCMG Perluas Penerapan Solusi Logistik Cerdas, Wujudkan Bandara Global yang Lebih Efisien dan Rendah Emisi
Aitech Dapatkan Kontrak Senilai $63 Juta Untuk Solusi Komputasi Avionik Guna Mendukung Program Helikopter Tempur Ringan India
Cathay United Bank Jadi “Joint Lead Arranger” dalam Fasilitas Pembiayaan SMBC Aviation Capital Senilai US$3,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 26 Maret 2025 - 09:54 WIB

Reputation Management dan Image Restoration (Pemulihan Citra) dengan Implementasi Publikasi Press Release

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:46 WIB

Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

ZTE Tampilkan Integrasi AI dan Jaringan Telekomunikasi di Ajang GSMA M360 LATAM 2026, Dorong Transformasi Model Bisnis Masa Depan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:26 WIB

Huawei Lansir Strategi “Grid-Interactive AIDC”, Bangun Masa Depan Industri

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:11 WIB

BLUETTI Gandeng UN-Habitat di Ajang WUF13, Dorong Urbanisasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:53 WIB

Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi

Berita Terbaru