Inilah Alat Tempur agar Aman Covid-19, Jika Anda Belanja di Pasar

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 Juni 2020 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebelum ke pasar kita harus dalam kondisi yang sehat, wajib menggunakan masker. (Foto : Pinterest)

Sebelum ke pasar kita harus dalam kondisi yang sehat, wajib menggunakan masker. (Foto : Pinterest)

Femme.id, Jakarta – Pasar menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, terutama untuk pemenuhan kebutuhan hidup dan menjalankan roda perekonomian. Guna tetap menjalankan fungsi pasar pada masa pandemi Covid-19, Pemerintah telah memberikan aturan protokol kesehatan bagi para penjual dan pembeli, sehingga aktivitas jual beli di pasar tentunya aman dari penularan Covid-19.

Anggota Junior Doctor Network (JDN) dr. Sarah Shyma berbagi tips menyiapkan “alat tempur” bagi para pembeli yang ingin berbelanja ke pasar sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Sarah mengingatkan kepada para pembeli sebelum berangkat ke pasar harus memastikan dalam kondisi yang sehat dan wajib menggunakan masker serta membuat catatan rencana perbelanjaan guna mempersingkat waktu belanja dan mengurangi risiko penularan Covid-19 karena tidak berlama-lama di luar rumah dan kontak fisik dengan orang lain.

ads

“Yang paling penting sebelum kita ke pasar adalah kita harus dalam kondisi yang sehat, wajib menggunakan masker dan punya catatan apa yang akan dibeli untuk mempersingkat waktu serta mengurangi risiko infeksi karena kita tidak berlama-lama di pasar, jadi harus punya rencana sebelum ke pasar,” jelas Sarah dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Sabtu (27/6/2020).

Sebagai upaya mengurangi kontak fisik sekaligus penggunaan plastik, Sarah mengharuskan para pembeli untuk membawa tas belanja sendiri.

“Siapkan tas belanja untuk membawa barang-barang yang akan dibeli, selain kita bisa memastikan kebersihannya, kita juga dapat mengurangi penggunaan plastik,” tambahnya.

Tidak lupa juga Sarah mengingatkan bagi para pembeli untuk membawa hand sanitizer sebagai opsi jika tempat cuci tangan sulit dijangkau ketika sedang berbelanja.

“Jika sudah selesai transaksi, jangan lupa untuk langsung menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan jika tempat cuci tangan sulit dijangkau,” jelasnya.

Kemudian Sarah juga menjelaskan bahwa yang terpenting adalah kesadaran untuk jaga jarak. Jika kios yang ingin dikunjungi sudah terlihat banyak orang, bisa mengunjungi kios yang lain terlebih dahulu untuk menghindari kerumunan.

Setelah berbelanja di pasar, Sarah kembali mengingatkan untuk membersihkan diri terlebih dahulu baru menata barang-barang atau bahan makanan yang dibeli.

“Sudah pasti ketika sampai di rumah harus membersihkan diri terlebih dahulu, dengan cuci tangan, mengganti baju dan mandi, baru setelah itu kita dapat menata barang atau bahan pangan yang kita beli. Untuk pembersihan barang seperti perabotan rumah tangga dapat disemprotkan desinfektan. Namun untuk bahan pangan seperti buah dan sayur dapat dicuci dengan air mengalir dan jika dimasak yang penting adalah higienitas dari kita memasak dan kematangannya bisa membunuh kuman,” tutupnya. (psp)

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2024, Kementerian Perhubungan Catat Peningkatan Penumpang Angkutan Umum
Tim Penyidik KPK Periksa Sekjen Kementan Kasdi Subagyono Selama 11 Jam dengan 17 Pertanyaan
Resep Mudah Gadon Daging, Solusi BB Anak Seret
Cara Menghapus Halaman Kosong di Word
Cara Menghilangkan Milia dan Mencegahnya: Tips Perawatan Kulit yang Efektif
Jangan Minder, Ini Dia Cara Menghilangkan Bau Ketiak!
Skin Cycling: Perawatan Kulit Terbaru dan Manfaatnya
4 Tips, Cara untuk Mencegah Timbulnya Jerawat agar Tampil Makin Percaya Diri
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:13 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan Ungkap Alasan Dirinya Dorong Prabowo Subianto Beli Kapal Riset Senilai Rp3,5 Triliun

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:36 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Rabu, 8 Mei 2024 - 11:50 WIB

Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global, Salah Satunya Eskalasi Tensi Geopolitik di Berbagai Kawasan

Sabtu, 4 Mei 2024 - 10:36 WIB

Tanggapi Inflasi Pangan di April 2024, Bapanas: Kolaborasi Mampu Redam Laju Inflasi Terutama Sektor Pangan

Selasa, 30 April 2024 - 13:55 WIB

Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air yang Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk

Kamis, 25 April 2024 - 10:06 WIB

Akses Dana Bergulir untuk Kalangan Koperasi Dapat Dorongan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM

Selasa, 23 April 2024 - 14:00 WIB

Dorong Transisi Energi, Menkeu Sri Mulyani Indrawati Jajaki Kerja Sama dengan European Commission

Kamis, 18 April 2024 - 09:08 WIB

Presiden Jokowi Minta Bangun Pabrik Manufaktur Apple di Indonesia, Bos Apple Beri Tanggapan Ini

Berita Terbaru

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program Indonesia Kompeten 2024 di Hotel Pullman, Jakarta (16/5/24). (Doc.BNSP)

NASIONAL

Program Indonesia Kompeten 2024: Meningkatkan Kualitas SDM

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:12 WIB

ENTERTAINMENT

Ajak Teman dan Keluarga ke Festival Lagu Laguan 2024!

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:43 WIB