Connect with us

Health

Susu saat Sarapan Bagus untuk Penderita Diabetes

Published

on

Susu yang dikonsumsi dengan sereal sarapan mengurangi konsentrasi glukosa darah postprandial dan hasil itu lebih tinggi pada susu berprotein tinggi.

Femme.id, Jakarta – Sarapan berperan penting untuk mengelola kadar gula darah pada penderita diabetes tipe dua terkontrol dan susu menjadi salah satu komponen yang sebaiknya tidak dilupakan.

Mengkonsumsi susu saat sarapan dapat membantu menurunkan glukosa darah sepanjang hari, ungkap sebuah penelitian dalam Journal of Dairy Science, seperti dilansir Indian Express, Minggu (8/9/2019).

Untuk sampai pada temuan itu, Douglas Goff dan tim ilmuwan dari Human Nutraceutical Research Unit di University of Guelph, bekerja sama dengan University of Toronto, meneliti efek mengonsumsi susu protein tinggi saat sarapan pada kadar glukosa darah serta rasa kenyang setelah sarapan dan setelah makan kedua.

Mereka menemukan, susu yang dikonsumsi dengan sereal sarapan mengurangi konsentrasi glukosa darah postprandial dan hasil itu lebih tinggi pada susu berprotein tinggi.

Dalam studi acak, tim meneliti efek peningkatan konsentrasi protein dan meningkatkan proporsi protein whey dalam susu yang dikonsumsi dengan sereal pada glukosa darah, perasaan kenyang, dan konsumsi makanan.

Pencernaan protein whey dan kasein yang secara alami ada dalam susu melepaskan hormon di dalam lambung yang memperlambat pencernaan dan meningkatkan perasaan kenyang.

Hasilnya, susu yang ditambah proporsi protein whey-nya, berefek menurunkan glukosa darah lebih besar sebelum makan siang daripada susu biasa.

“Studi itu menegaskan pentingnya susu saat sarapan untuk membantu pencernaan karbohidrat yang lebih lambat dan untuk membantu menjaga kadar gula darah yang lebih rendah,” kata Goff dan tim. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Health

Bahan Pangan Ini Berbahaya Kalau Dimakan Mentah

Published

on

Kentang banyak mengandung pati yang disebut dengan pati resisten yang tidak bisa diserap sepenuhnya oleh tubuh.

Femme.id, Jakarta – Ada beberapa bahan makanan yang tidak boleh dikonsumsi mentah karena berpotensi membahayakan tubuh, mulai dari susu hingga kentang.

Berikut daftar makanan yang sebaiknya tak Anda konsumsi dalam kondisi mentah, seperti dilansir Indian Express, Kamis (19/9/2019) :

Kentang

Kentang matang terasa lezat bukan? Tetapi kentah mentah? Tidak ada jaminan rasanya selezat saat matang.

Belum lagi kentang mentah mengandung senyawa beracun yang disebut solanine, yang bisa membuat Anda sakit.

Kebanyakan kentang tidak memiliki cukup solanin untuk membunuh Anda, tetapi kentang yang terdapat warna dapat menyebabkan gejala termasuk sakit kepala, sakit perut, dan kelumpuhan. Selain itu ada risiko membuat perut kembung dan pencernaan terganggu.

Kacang merah

Jika tidak dimasak dengan benar, kacang merah mentah dapat membahayakan kesehatan.

Kacang ini mengandung lektin, yang jika dikonsumsi dalam dosis tinggi, dapat menyebabkan masalah pencernaan, mual dan muntah.

Anda harus merendam kacang dalam air setidaknya beberapa waktu dan merebus hingga mendidih untuk menghindari masalah ini.

Kecambah

Kecambah bagus untuk tubuh, tetapi tidak bila masih mentah. Kecambah mentah dapat menampung keluarga bakteri yang berpotensi membahayakan tubuh sehingga harus dihindari orang-orang yang memiliki kekebalan rendah, wanita hamil, anak-anak, orang tua.

Susu

Susu yang dikonsumsi langsung dari hewan tanpa dipasteurisasi, dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E coli dan Salmonella.

Badan pengawas pangan dan obat di Amerika menyatakan, susu mentah lebih mungkin menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan daripada produk susu lainnya sekitar 150 kali lipat.

Terong

Seperti kentang, terong juga mengandung solanin yang bisa membuat Anda sakit. Terong yang dipanen di awal mengandung toksin dalam jumlah banyak. Selain itu, beberapa orang menunjukkan reaksi alergi terhadap terong, baik dimasak atau mentah.

Biji apel

Satu atau dua biji tidak akan membunuh Anda, tetapi jika dikonsumsi secara teratur dan dalam jumlah berlebihan, bisa mematikan. Biji apel mengandung bahan kimia yang bisa berubah menjadi sianida organik.

Makanan lainnya

Bahan mentah lainnya yang juga perlu Anda hindari antara lain: telur, jamur liar, zaitun, tepung, daging babi dan almond pahit. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Health

Lokasi Pengukuran Tekanan Darah yang Tepat Kata Dokter

Published

on

Hasil pengukuran bisa tidak akurat antara lain karena pasien menekuk pergelangan tangan ke belakang atau ke depan, atau mengepalkan tangan.

Femme.id, Jakarta – Pengukuran tekanan darah dikatakan bisa diukur melalui jari, pergelangan tangan, atau bahkan jari bukannya lengan. Namun, bagian manakah yang tepat menurut dokter?

“Lokasi pengukuran di lengan, hati-hati harus sesuai posisi jantung. Alat digital menjadi anjuran,” ujar Ketua Umum Indonesian Society of Hypertension (InaSH) dr Tunggul D. Situmorang SpPD-KGH di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Sebelum dan saat pengukuran, pasien harus rileks dan beristirahat minimal selama lima menit. Dia harus duduk di kursi yang memiliki penyangga punggung dengan telapak kaki harus menempel pada lantai.

“Kaki tidak boleh disilangkan,” kata Tunggul.

Kendati begitu, pengukuran melalui pergelangan tangan juga bisa dilakukan. Namun ada risikonya, yakni monitor alat di pergelangan tangan rusak karena efek hidrostatik.

Risiko lainnya, hasil pengukuran bisa tidak akurat antara lain karena pasien menekuk pergelangan tangan ke belakang atau ke depan, atau mengepalkan tangan.

Sementara itu, pengukuran di jari cenderung tidak akurat dan tidak direkomendasikan para ahli kesehatan. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Health

Begini Cara Menegur Orang Bau Badan Menurut Psikolog

Published

on

Konsep rasa percaya diri dapat tumbuh jiga seseorang merawat tubuh dan membangun gambaran positif tentang dirinya.

Femme.id, Jakarta – Menghadapi orang yang punya bau badan tak sedap bagai buah simalakama, bila ditegur takut menyinggung, bila didiamkan bisa jadi Anda malah tersiksa.

Bagaimana cara tepat menegur orang yang punya masalah aroma tubuh?

Psikolog Tara de Thouars mengatakan orang-orang Indonesia memang cenderung sungkan untuk melontarkan pernyataan yang dapat menyinggung hati.

“Menegur itu paling enggak enak,” ujar Tara di acara peluncuran Rexona Dry Serum, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

“Tapi kalau hubungan dengan orang itu dekat, kita bisa terbuka,” sambung dia.

Meski topik tersebut dapat dibicarakan secara blak-blakan dengan orang terdekat, bukan berarti penyampaiannya juga tanpa tedeng aling aling.

Sebelum masuk pada inti persoalan, ucapkan kata pembuka bernada positif agar orang yang bersangkutan tahu bahwa apa yang disampaikan merupakan bentuk perhatian.

“Jangan langsung kalau menegur, nanti orangnya shock.”

Ia memberi contoh, katakan bahwa Anda peduli dengan dia yang selama ini sudah jadi teman baik, namun ada hal yang lebih baik lagi bila masalah aroma tubuhnya diatasi.

“Kalau orang sudah shock, responsnya jadi kurang baik… Kalau ada prolog positif, akan lebih mudah diterima.”

Anda juga dapat membantu mencari solusi, misalnya dengan memberikan produk untuk menghilangkan bau badan.

Tara juga menyampaikan hasil risetnya bersama Rexona antara bau badan dan rasa percaya diri pada perempuan.

Berdasarkan survei pada 100 perempuan di 10 kota besar di Indonesia, Tara menemukan bahwa konsep rasa percaya diri dapat tumbuh jiga seseorang merawat tubuh dan membangun gambaran positif tentang dirinya.

Kondisi ketiak juga merupakan faktor pendukung rasa percaya diri. 98 persen koresponden menyatakan ketiak cerah jadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri, ujar Tara.

“Kalau punya citra baik tentang tubuh dan diri, itu membuat kita jadi percaya diri,” ia menyimpulkan. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.