Connect with us

Health

Menjaga Tubuh Tetap Sehat di Tengah Polusi Udara

Published

on

Ketika partikel berbahaya dalam polusi terus terhirup, ada rangsangan perubahan sel dalam saluran pernapasan, diserap ke pembuluh darah, dan menyebar ke berbagai organ tubuh.

Femme.id, Jakarta – Kota Jakarta tercatat sebagai kota dengan polusi udara terburuk di dunia pada Kamis (1/8/2019) lalu. Polusi udara dan kabut asap akan berdampak buruk bagi kesehatan, dengan dampak yang akan terasa dalam jangka pendek, maupun jangka panjang.

Kualitas udara di suatu titik atau wilayah, apabila dilihat berdasarkan nilai Air Quality Index, dapat berada antara kualitas baik (300).

Penting bagi masyarakat untuk mengetahui kadar AQI saat bermaksud beraktivitas ke luar rumah. Pada saat AQI berkisar antara 100-150, kelompok sensitif sudah harus waspada dan jika angkanya (>150) seluruh masyarakat harus waspada.

Aplikasi AirVisual mencatat, pada 25 Juni 2019 pagi, nilai air quality index (AQI) di Jakarta mencapai angka 240. Padahal batas maksimal udara berkualitas baik dan bersih maksimal hanya 50.

“Dampak polusi udara sangat berbahaya terhadap kesehatan paru-paru. Sebagai organ pernapasan paling akhir, paru-paru menjadi tempat bersarangnya partikel-partikel sangat kecil dan berbahaya yang terkandung dalam polusi udara,” kata dr. Feni Fitriani Taufik, dokter spesialis paru dan pernapasan konsultan paru kerja dan lingkungan di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, dalam siaran pers, Kamis (8/8/2019).

Ketika partikel berbahaya dalam polusi terus terhirup, ada rangsangan perubahan sel dalam saluran pernapasan, diserap ke pembuluh darah, dan menyebar ke berbagai organ tubuh.

Dalam waktu yang lama akan terjadi peradangan sistemik, penurunan fungsi paru, merangsang terbentuknya risiko penyempitan pembuluh darah, bahkan memicu sejumlah penyakit kronik seperti kanker paru, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), stroke, penyakit jantung, serta diabetes.

Ia memberi tips menjaga kesehatan paru agar tubuh tetap sehat di tengah udara penuh polusi.

• Jalani pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga rutin untuk menjaga daya tahan tubuh.

• Stop kebiasaan merokok. Udara yang kita hirup kualitasnya sudah sangat buruk, jangan diperparah dengan kebiasaan merokok.

• Gunakan masker, apabila keluar rumah saat kualitas udara tidak sehat. Masker yang ideal adalah dengan tipe N95 yang efektif menangkal partikel PM2.5 hingga 95 persen karena dilengkapi dengan lapisan penyaring khusus, penggunaannya harus secara benar, tidak ada kebocoran sehingga fungsi perlindungannya juga optimal. Namun ada keterbatasan penggunaan masker N95 yaitu rasa tidak nyaman bagi penggunanya karena pemasangannya harus rapat.

• Hindari terlalu lama berada di luar ruangan, terutama pada daerah berpolutan tinggi atau pada saat kadar polutan tinggi. Anda bisa mengunduh aplikasi Air Visual atau semacamnya, sebelum bepergian ke suatu daerah untuk mengecek kualitas udara di daerah tersebut

• Cek berkala kesehatan paru. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Health

Tes DNA Bukan Hanya untuk Cari Hubungan Keluarga

Published

on

Pengujian DNA bermanfaat untuk mengetahui kebutuhan vitamin dan kecenderungan metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan.

Femme.id, Jakarta – Pengujian asam deoksiribonukleat atau akrab dikenal DNA seringkali dipahami sebagai salah satu prosedur untuk mengetahui riwayat keturunan, padahal pengujian itu juga bermanfaat untuk mendeteksi risiko penyakit dalam gen.

“Setiap individu di dunia terlahir unik karena DNA satu individu dengan individu lain berbeda. DNA merupakan informasi dasar yang mengkode siapa kita. Jika secara farmakokinetik kita tahu tubuh kita seperti apa, maka kita akan tahu cara terapi yang tepat untuk tubuh,” kata Manajer Laboratorium Genetics Indonesia Erlin Soedarmo di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Erlin yang juga telah menggeluti bidang genetika selama 30 tahun itu mengatakan pengujian DNA bermanfaat untuk mengetahui kebutuhan vitamin dan kecenderungan metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan dan respon terhadap jenis makanan tertentu.

Pengujian DNA, lanjut Erlin, dapat memberikan rekomendasi gaya hidup sehat meskipun faktor DNA hanya menentukan sekira lima persen memunculkan fenotipe atau karakter genotik dari organisme metabolisme.

“Selebihnya adalah faktor lingkungan, pola hidup, pola makan, pola olahraga dan lain-lain. Jika kita tahu tubuh kita seperti apa, faktor DNA bisa dikendalikan,” katanya.

DNAku

Perusahaan bioteknologi Genetics Indonesia menghadirkan layanan pemeriksaan tes genetika berbasis internet bernama DNAku. Pengujian itu diklaim mampu menerjemahkan informasi DNA menjadi profil genetik.

Ada lima ragam pemeriksaan (modul) yang ditawarkan oleh DNAku berupa pemeriksaan kulit, metabolisme, olahraga, nutrisi, dan diet, serta leluhur atau ancestry.

Secara garis besar, pemeriksaan kulit berfungsi mengetahui jenis kulit, risiko berbagai jenis kelainan kulit, serta kebutuhan vitamin. Kemudian, pemeriksaan metabolisme mengetahui kecenderungan metabolisme tubuh yang bisa berbahaya bagi kesehatan dan respon terhadap jenis makanan tertentu.

Pemeriksaan olahraga berguna untuk memahami jenis olahraga yang paling sesuai untuk individu, risiko cedera, dan irama sirkadian. Sedangkan pemeriksaan nutrisi dan diet bermanfaat untuk mengetahui jenis makanan yang berpengaruh besar pada berat badan, kecenderungan obesitas, dan respon olahraga terhadap berat badan.

Lalu, pemeriksaan ancestry berguna untuk mengetahui asal muasal leluhur.

Penggunaan DNAku dilakukan dengan cara membuat akun di laman dnaku.id dan melakukan pembelian. Setelah mendaftar, kit pengambilan sampel akan dikirim ke alamat pelanggan.

Kit itu digunakan untuk mengambil sampel DNA pada lapisan dalam pipi. Sampel DNA lantas dikirim ke lab DNAku.

Direktur Genetics Indonesia Simon mengatakan Genetics Indonesia melakukan proses ekstraksi dan sequencing DNA di Indonesia sehingga keamanan data pengguna terjamin.

“Kami patuh pada international consent procedure. Kami memberikan pilihan pada pengguna, apakah setuju data mereka untuk penelitian. Jika setuju, maka data individu tak akan kami gunakan. Tapi, cuma sebagai data kelompok karena DNA adalah info tentang siapa kita jadi ini amat penting,” kata Simon.

Selain itu, DNAku menggunakan mesin Asian Screening Array (ASA) yang dibuat khusus untuk populasi Asia.

Hasil tes DNA dari DNAku akan diterima secara online dengan mengakses web DNAku.

Kit DNAku dibanderol senilai Rp1,4 juta dan masing-masing modul senilai Rp499 ribu. Khusus pada 17 dan 18 Agustus 2019, terdapat promo diskon senilai 45 persen untuk pembelian kit. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Health

Pakar : Temuan Akar Bajakah Melawan Sel Kanker Tahap Awal

Published

on

Pasien kanker tetap harus mengikuti standar pengobatan dan terapi sesuai bukti medis, antara lain pembedahan, kemoterapi dan radioterapi.

Femme.id, Jakarta – Pakar medis dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi DKI Jakarta Venita berpendapat hasil temuan para siswa asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tentang akar tanaman Bajakah untuk melawan kanker payudara masih tahap awal untuk menjadi obat yang tersertifikasi.

​”Yang saya tahu, proses untuk menjadi obat kanker tersertifikasi itu panjang sekali dan mahal. Mungkin Bajakah masih pada tahap yang sangat awal dan untuk dinyatakan efektif bagi (melawan) kanker (dan) masih banyak tahapan ilmiah yang perlu dilewati,” kata Venita dalam pesan elektroniknya di Jakarta, Kamis (15/8/2019).​​​​​​

Temuan akar tanaman Bajakah yang dipresentasikan dalam Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan, pada Juli, itu berupa bubuk teh sebagai obat penyembuh kanker payudara.

Tapi, Venita tidak menampik potensi akar itu sebagai obat kanker, karena telah banyak obat pelawan kanker berasal dari tumbuhan.

“Tapi, tidak lantas karena penelitian kecil atau percobaan pada hewan, ataupun percobaan pada satu-dua orang, lantas langsung diputuskan tumbuhan tersebut pasti efektif untuk kanker,” tuturnya.

Venita menyarankan pasien kanker tetap harus mengikuti standar pengobatan dan terapi sesuai bukti medis, antara lain pembedahan, kemoterapi dan radioterapi.

Sementara pengobatan yang bersifat suplemen atau herbal sebaiknya hanya menjadi komplemen.

“Kalaupun (Bajakah) mau dipakai pasien, pasien harus tetap mengikuti protokol pengobatan yang ada sesuai bukti medis dan yang bersifat suplemen atau herbal menjadi komplemen,” katanya.
​​​
Venita berharap penemuan obat kanker akan semakin berkembang merujuk pada temuan awal tentang akar Bajakah itu. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Health

Atasi Gatal Bisa dengan Meletakkan Handuk Panas?

Published

on

Gatal, terkadang bisa menjadi pertanda serius seperti dermatitis atopik (DA) atau asma kulit.

Femme.id, Jakarta – Terkadang, menggaruk tak bisa mengatasi kulit gatal sehingga sejumlah orang meletakkan benda panas semisal handuk yang direndam air panas bisa memulihkan gatal.

Benarkah hal ini menurut ahli kesehatan?

“Handuk panas, atau sesuatu yang panas untuk mengatasi gatal dirasa bisa (untuk sebagian orang). Panas sebenarnya hanya menghilangkan gatal sementara,” tutur dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia, dr Anthony Handoko, SpKK, dalam seminar media di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Alih-alih meredakan gatal, suhu panas yang kelewat batas justru bisa menyebabkan kulit gatal melepuh, sehingga penting menjaga suhu yang aman.

Ketimbang benda panas, Anthony lebih menyarankan bedak atau produk yang terdapat menthol di dalamnya untuk meredakan gatal. Lebih bagus lagi, bedak yang mengandung pelembap.

Gatal, terkadang bisa menjadi pertanda serius seperti dermatitis atopik (DA) atau asma kulit. Selain gatal, penderita biasanya juga mengalami kulit kering hingga pecah-pecah, ruam kemerahan dan kulit bisa menebal.

Kondisi ini umumnya terjadi pada bagian tubuh tertentu, pada anak misalnya di wajah, sikut, kulit kepala. Sementara pada dewasa umumnya penyakit ini muncul di lipatan siku, lipatan lutut, leher, seputar mata dan bibir.

Jika gatal terus berlanjut padahal sudah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan pada dokter. (mar)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.