Connect with us

Kuliner

Ikan Asap Jadi Kuliner Favorit di Jalur Pantura Probolinggo

Published

on

Jumlah pembeli ikan asap di bulan puasa naik sampai 50 persen dibandingkan hari biasanya dan seiring dengan keberkahan momentum Ramadhan 1440 Hijriah.

Femme.id, Probolinggo – Ikan asap menjadi salah satu kuliner favorit yang diburu masyarakat yang melalui jalur pantai utara (pantura) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

“Ikan asap cukup laris manis diburu warga yang melintas di jalur pantura sejak awal Ramadhan ini,” kata pedagang ikan asap Siti Maimunah di Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Senin (13/5/2019).

Menurutnya jumlah pembeli ikan asap di bulan puasa naik sampai 50 persen dibandingkan hari biasanya dan seiring dengan keberkahan momentum Ramadhan 1440 Hijriah.

“Biasanya omzet ikan asap pada hari biasa sekitar Rp500 ribu, namun kini omzet meningkat menjadi Rp1 juta,” katanya.

Jalur pantura yang berada di Dusun Parsean tersebut menjadi salah satu jalur pemudik arah Bali – Surabaya atau sebaliknya, sehingga memberi keuntungan tersendiri bagi para pedagang ikan asap yang menjajakan dagangannya.

“Untuk ikan asap yang laris dibeli adalah jenis ikan asap Cakalang karena sangat enak diolah dalam bentuk lalapan sambal,” katanya.

Ia mengatakan, selama Ramadhan mampu membawa uang sekitar Rp1 juta setiap harinya dari penjualan ikan asap dan hasil tersebut meningkat tajam dibanding hari biasanya yang mendapat penghasilan sekitar Rp 500 ribu per hari.

“Alhamdulillah mulai awal Ramadhan, jualan ikan asap laris manis dibeli pelanggan dan paling diminati ikan asap Cakalang yang selalu terjual habis hampir setiap hari,” katanya.

Untuk satu tusuk ikan asap, harganya bervariasi mulai Rp5 ribu hingga Rp50 ribu per ekornya, tergantung jenis ikan dan ukuran ikan asap.

“Ikan asap merupakan olahan ikan segar yang dimasak dengan cara diasap dan ikan asap bisa dikatakan matang, jika warnanya sudah berubah menjadi kuning keemasan,” katanya menjelaskan.

Teknik pengasapan sendiri, lanjut dia, merupakan salah satu khas warga Pendalungan Probolinggo dalam mengolah makanan ikan.

Menurutnya ikan asap selama Ramadhan tidak hanya laris dibeli oleh warga sekitar, namun juga diburu para pemudik yang kebetulan melintas di jalur Pantura Probolinggo.

“Setiap Ramadhan para pedagang buka mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, tetapi ada juga yang sampai malam,” ujarnya.

Sementara salah seorang pembeli, Malinda mengaku membeli ikan asap di jalur Pantura Probolinggo sebagai oleh-oleh untuk keluarga.

“Saya membeli 6 tusuk ikan asap Cakalang dan Patin untuk keluarga,” katanya.

Menurutnya harga ikan asap murah dan bisa diolah menjadi berbagai masakan, namun ia suka mengolahnya dengan sambal karena rasanya enak.

Di lapak pedagang ikan asap yang berada di jalur pantura Kabupaten Probolinggo tidak hanya tersedia ikan asap jenis Cakalang, namun ada juga jenis ikan asap Patin, Pari, Marlin dan Cucut.

Sementara jumlah pedagang ikan asap sendiri di Desa Taman Sari jumlahnya sekitar belasan orang yang tersebar di sepanjang tepian jalur Pantura Probolinggo dengan lapak-lapak sederhana yang terbuat dari bilik kayu. (zum)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kuliner

Resep Ayam Goreng Renyah Lemon dari Chef Michelin Star

Published

on

Jika Anda bosan dengan ayam goreng biasa, resep yang satu ini bisa dicoba. Cocok untuk makan siang atau makan malam, membuatnya juga mudah.

Femme.id, Jakarta – Chef Michelin Star, Kwok-keung Chan, asal Hong Kong mendemonstrasikan resep ayam goreng renyah dengan bumbu lemon segar di pameran Food & Hotel Indonesia 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Berikut bahan dan cara memasaknya :

Bahan

Daging ayam fillet 300 gram
2 sendok makan tepung jagung
Bawang putih diiris
2 potong jahe

Bumbu oles :

1 sendok makan saus tiram

Bumbu masak :

2 sendok makan saus plum
1 sendok makan konsentrat jus lemon atau 1/2 lemon segar
3 sendok makan gula

Cara :

1. Potong daging ayam. Cuci, oleskan bumbu oles dan biarkan 10 menit. Lapisi dengan tepung jagung dan goreng sampai cokelat keemasan.
2. Panaskan minyak di wajan. Tumis potongan jahe dan bawang putih. Tambahkan bumbu, tumis dengan suhu tinggi hingga saus mengental, masukkan daging ayam. Hidangkan. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Kuliner

Memilih Teh yang Cocok Disandingkan dengan Makanan Sehari-hari

Published

on

Tradisi yang sudah mengakar juga jadi salah satu faktor untuk menentukan kecocokan teh dengan makanan.

Femme.id, Jakarta – Pakar teh Oza Sudewo, salah satu juri kompetisi Tea Masters Cup, berbagi pengetahuan memilih teh yang sesuai dengan makanan pendampingnya.

“Sama seperti wine, misalnya wine merah cocok dengan daging merah sementara wine putih cocok dengan daging putih,” kata Oza di Tea Masters Cup, JIExpo Kemayoran, Rabu (24/7/2019).

Saat memakan hidangan berbahan dasar daging ayam maupun ikan, maka minuman teh yang cocok adalah teh hijau

Makanan yang dimasak dengan banyak minyak, misalnya hidangan di restoran China, juga nikmat bila dipasangkan dengan minum teh hijau yang bisa “membersihkan” lidah yang terlalu berminyak.

Teh hitam bisa dipilih untuk makanan-makanan berat yang diolah jadi hidangan berlemak. Teh jenis ini juga cocok jadi pendamping makanan yang bersantan untuk menyegarkan rongga mulut.

“Cokelat juga cocok dimakan dengan teh hitam,” imbuh dia.

Akhir-akhir ini juga mulai banyak teh dengan rasa dan aroma buah. Jenis teh seperti ini serasi bila diminum sambil menyantap kue-kue manis atau asin.

Tradisi yang sudah mengakar juga jadi salah satu faktor untuk menentukan kecocokan teh dengan makanan.

“Kalau makan di rumah makan Padang, pasti tehnya terasa beda? Biasanya yang dipakai adalah teh Vanila,” kata Oza.

Di daerah Jawa Barat, teh hitam lebih lazim diminum sebagai pendamping makanan karena memang area tersebut dikelilingi perkebunan teh. Sementara di Jawa Tengah dan Jawa Tengah, teh melati lebih populer karena keterbatasan sumber daya alam. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Kuliner

Mau Bikin Teh Enak di Rumah? Ini Kata Pakarnya

Published

on

Teh memiliki kandungan utama polifenol (katekin), kafein, asam amino, dan juga asam lemak omega-3 dan omega-6.

Femme.id, Jakarta – Bukan cuma kopi, teh juga bisa diseduh dengan berbagai teknik untuk menghasilkan rasa terbaik.

Pakar teh Oza Sudewo yang menjadi salah satu juri kompetisi Tea Masters Cup di Indonesia berbagi kiat untuk orang yang ingin belajar menjadi seorang master teh.

Daun teh berkualitas

Ini menjadi salah satu modal utama untuk menghasilkan minuman teh yang enak. Tanpa daun teh berkualitas, rasa yang dihasilkan akan biasa-biasa saja. Kini mulai banyak banyak produsen teh premium (specialty tea) yang menyediakan ragam teh berkualitas untuk dicoba.

Air berkualitas

“Air bisa diibaratkan sebagai ibunya teh karena 97 persen kandungan teh itu terdiri dari air,” ujar Oza di Tea Masters Cup, JIExpo Kemayoran, Rabu (24/7/219).

Air dari mata air atau air mineral bisa jadi pilihan untuk menyeduh teh. Oza tidak menyarankan air distilasi atau air yang sudah melewati proses penyulingan. Pada air suling, tidak ada kandungan mineral dan oksigen yang berfungsi “mengeluarkan” rasa dari daun teh.

Peralatan yang mumpuni

Minum teh bukan cuma sekadar pelepas dahaga, tapi sebuah pengalaman yang sebaiknya dinikmati perlahan-lahan. Oza mengibaratkan bila dalam hidup ada gas dan rem, maka teh menjadi rem yang membuat orang bisa menghirup nafas untuk sejenak bersantai.

Peralatan yang dipakai jadi faktor yang tak kalah penting. Siapkan wadah teh yang pas, entah dari bahan porselen atau kaca, lengkap dengan saringan, teko sampai gelas yang pantas. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.