Connect with us

Beauty

Cara Kendalikan Kulit Berminyak

Published

on

Kulit berminyak, adalah masalah umum yang terjadi ketika sebum dalam jumlah berlebih diproduksi oleh kelenjar sebaceous.

Femme.id, Jakarta – Kulit berminyak dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti lingkungan, gaya hidup dan genetik. Kulit berminyak memang sulit dihilangkan tapi Anda dapat mengontrolnya dengan beberapa cara.

Kulit berminyak adalah masalah umum yang terjadi ketika sebum dalam jumlah berlebih diproduksi oleh kelenjar sebaceous, sehingga membuat kulit terlihat berminyak dan berkilau. Sebum terdiri dari lemak dan membantu melindungi kulit dan memberikan kelembapan.

Namun, sekresi sebum yang berlebihan menyebabkan jerawat dan jika tidak dirawat dengan baik, itu menyebabkan bintik-bintik dan jerawat. Berikut ini adalah cara untuk mengontrol kulit berminyak pada wajah, menurut Boldsky, Senin (13/5/2019).

1. Seimbang antara membersihkan dan pengelupasan

Mencuci wajah secara berlebih justru akan membuat kulit berminyak semakin buruk. Cucilah dua kali sehari dengan pembersih yang lembut. Penting juga untuk mengelupas kulit secara teratur karena kulit berminyak sering rentan terhadap pori-pori yang tersumbat, mengangkat sel-sel kulit mati akan membantu mencegah terjadinya komedo.

2. Melembabkan kulit

Menggunakan pelembap wajah atau minyak wajah sebenarnya akan menarik minyak dari kulit dan membantu mencegahnya datang. Minyak jojoba adalah pelembap yang baik karena mengandung sifat melawan minyak.

3. Masker clay

Masker clay atau tanah liat adalah perawatan terbaik untuk kulit berminyak. Tanah liat bentonit adalah tanah liat populer yang baik untuk kulit berminyak. Tanah liat ini memiliki kualitas menyerap super yang membuatnya baik untuk kulit berminyak karena menyerap sekresi sebum berlebih. Tanah liat mengandung magnesium, zat besi, tembaga, silikat, dan kalium, yang semuanya membantu meningkatkan kesehatan kulit.

4. Kurangi stres

Stres memicu semua jenis kulit jadi bermasalah dan juga membuat kulit berminyak menjadi lebih buruk. Stres melepaskan hormon yang disebut adrenal androgen, yang akan meningkatkan produksi minyak dan karenanya menyebabkan pori-pori tersumbat. Yoga adalah pereda stres yang sangat baik, begitu juga meditasi. Fokus pada pernapasan lambat melalui hidung dan Anda akan bisa merasakan tekanan yang keluar dari tubuh.

5. Konsumsi makanan sehat

Diet yang kaya antioksidan dan asam lemak omega 3 membantu meningkatkan penampilan dan tekstur kulit. Makanan yang kaya antioksidan adalah blueberry, cranberry, apel, bayam, biji-bijian, dan paprika. Untuk asam lemak omega 3, konsumsilah tuna, kenari, dan biji rami.

Hindari makanan seperti nasi putih, roti putih, dan gula, karena makanan tersebut merupakan makanan glisemik tinggi yang meningkatkan aktivitas kelenjar minyak di kulit. Makanan berlemak dan berminyak juga tidak baik untuk kulit karena memperburuk kondisi kulit berminyak. Mengonsumsi makanan sehat secara signifikan akan mengurangi sekresi sebum berlebih dan bahkan mengurangi iritasi kulit.

6. Jaga tubuh agar tetap terhidrasi

Minum banyak air dan menjaga agar tubuh tetap terhidrasi adalah kunci untuk menjaga kesehatan kulit. Air memiliki sifat unik yang membantu dalam memperbaiki kulit dan meminimalkan jerawat dan kondisi kulit lainnya. Kurang asupan air akan membuat kulit kusam dan kusut serta menyebabkan pori-pori lebih menonjol. Air lemon juga membantu menjaga kulit terhidrasi karena mengandung vitamin C yang efektif untuk menyembuhkan jerawat.

7. Gunakan madu

Madu mengandung sifat antibakteri dan antiseptik yang baik untuk merawat jerawat dan kulit berminyak. Madu membantu menjaga kulit tetap lembab tetapi tidak berminyak. (mar)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beauty

Bagaimana Memilih “Cushion” yang Tepat?

Published

on

Cara memilih cushion yaitu dengan menyesuaikan jenis dengan tipe kulit, lalu pilihlah warna sesuai warna kulit.

Femme.id, Jakarta – Sebagian kaum hawa memilih produk cushion demi mendapat tampilan kulit wajah yang bersinar, warna kulit rata, serta mampu menutup bintik hitam dan jerawat.

Lalu bagaimana memilih cushion yang tepat?

Hal penting yang perlu Anda ingat, menyesuaikan jenis cushion dengan tipe kulit, lalu pilihlah warna sesuai warna kulit, menurut Senior Decorative Formulator PT Paragon Technology and Innovation, Hilda Endang Damayanti, S.Farm., Apt.

“Untuk kebutuhan Indonesia, ingin hasil sempurna sehingga dari sisi covering lebih tinggi,” kata dia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Soal warna, pemilik kulit ke arah kuning bisa memilih kelir beige, sementara bagi mereka yang memiliki warna kulit putih, bisa menggunakan cushion warna lebih light.

Sebelum memutuskan memilih satu produk cushion, Anda bisa mencoba menepuk-nepuk produk pada punggung tangan. Cara ini untuk mengetahui apakah warna produk cocok untuk kulit Anda.

Bagi pemilik kulit sangat kering, sebaiknya jangan gunakan cushion full coverage karena bisa menyebabkan cracking. Pilih produk yang coverage-nya medium ke arah low saja.

“Kalau misalnya kulit sangat kering, pakai full coverage sebabkan cracking semakin parah, jangan terlalu pilih produk yang coverage-nya tinggi. Pilih yang medium. Kalau kulit normal, high coverage tampilan bisa sempurna,” papar Hilda. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Beauty

Perlukah Mencuci “Puff” untuk Riasan?

Published

on

Puff yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan masalah kulit seperti jerawat,komedo dan iritasi pada wajah.

Femme.id, Jakarta – Alat kecantikan semisal puff dalam produk cushion ternyata bisa terkontaminasi bakteri sehingga menyebabkan wajah berjerawat atau berkomedo. Lantas apakah mencuci puff bisa menjadi solusi?

Senior Decorative Formulator PT Paragon Technology and Innovation, Hilda Endang Damayanti, S.Farm., Apt. mengatakan Anda bisa mencucinya menggunakan air hangat.

“Kalau tidak nyaman karena tidak dicuci sama sekali, bisa rendam puff dia air hangat, bisa dengan sabun yang tidak terlalu kuat, misalnya sabun cuci muka,” kata dia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Setelah itu keringkan puff misalnya di dalam oven jika menjemurnya terlalu lama, dan taruh kembali ke dalam wadah untuk bisa dipakai kembali.

Hilda tak begitu menyarankan Anda mencuci puff karena rentan terkontaminasi bakteri saat pencucian. Agar puff aman dari bakteri, saat ini sebenarnya sudah tersedia yang sifatnya waterproof dan anti bakteri.

“Dari bahan puff yang terbaik itu yang waterproof, otomatis produk tidak akan terserap ke puff. Kalau bahannya tidak waterproof, produk akan terserap dan jadi makanan bakteri, bakteri menempel dan berisiko terkontaminasi,” tutur dia.

Untuk mengetahui apakah puff yang Anda punya bersifat waterproof atau tidak, cobalah menggunting sedikit bagiannya. Jika ada produk riasan yang menempel di dalam lapisannya, berarti puff tidak waterproof. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Beauty

Trik Pakai Blush on agar Pipi Tampak Tirus

Published

on

Mengenakan dua warna blush on tidak akan tampak aneh, justru wajah bakal terlihat tirus dan kencang.

Femme.id, Jakarta – Penggunaan perona (blush on) pada area pipi bisa menjadi pilihan Anda untuk menampilkan wajah yang terlihat tirus. Namun, ada teknik khusus agar tampilan sesuai harapan.

Makeup Artist (MUA) Allyssa Hawadi mengatakan, sebaiknya gunakan dua warna blush on, yang gelap dan lebih terang, misalnya coral peach dan rosy pink dari Wardah.

“Warna lebih gelap dipakai di bagian luar muka (tulang pipi ke arah ujung mata). Sementara yang warna lebih terang di bagian dekat hidung,” kata dia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurut Allyssa, mengenakan dua warna blush on tidak akan tampak aneh, justru wajah bakal terlihat tirus dan kencang.

Kebanyakan para perempuan hanya mengenakan satu warna blush on dan mengaplikasikannya dari bagian dalam wajah ke luar. Hasilnya, warna akan tampak mengumpul di bagian tengah yang bukan target blush on.

“Jangan ditarik langsung, warna ngumpul di situ. Sebaiknya pakai dari bagian luar dulu. Aneh enggak pakai dua warna? Enggak karena warna kelihatan paling luar wajah, jadi berasa kencang natural,” tutur Allyssa. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.