Connect with us

BALI

Timezone Play ‘N’ Learn Hadir dengan Konsep yang Belum Pernah ada di Bali agar Anak Lebih Aktif dan Sehat!

Published

on

Timezone Play ‘N’ Learn secara resmi dibuka pada Jumat, 12 April 2019, di Mall Galeria Bali, Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta.

Femme.id, Bali – Orang tua di Bali patut berbahagia karena Timezone Play ‘N’ Learn dengan konsep baru telah hadir di Pulau Dewata sebagai arena bermain dalam ruangan untuk si buah hati kesayangan mereka yang akan membuat anak lebih aktif dan sehat yang belum pernah ada di Bali. Melalui sebuah acara yang penuh kegembiraan dan kemeriahan, Timezone Play ‘N’ Learn secara resmi dibuka pada Jumat, 12 April 2019, di Mall Galeria Bali, Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta.

“Kami sangat bersemangat untuk membawa konsep baru tempat bermain anak aktif ini ke pasar Indonesia,” kata Naveen H., CEO dan Presiden DIrektur Timezone Indonesia. “Saya tahu banyak orang tua yang berusaha keras untuk membuat anak-anak mereka melakukan lebih banyak kegiatan dan menjadi lebih aktif. Di Timezone Play ‘N’ Learn, anak-anak akan mendapatkan kegiatan yang mereka butuhkan, dan melakukannya dengan senang!”

Timezone Play ‘N’ Learn adalah sebuah konsep serta brand baru dari The Entertainment and Education Group (TEEG), penyedia Tempat Hiburan Keluarga terkemuka yang berasal dari Australia dengan lebih dari 280 gerai di seluruh Asia Pasifik.

Timezone Play ‘N’ Learn di Mall Bali Galeria mencakup lebih dari 450 meter persegi area bermain yang menarik. Di tempat ini anak-anak dapat menjelajahi sebuah labirin dua tingkat (two-level maze), melompat di trampolin yang berkualitas, meluncur di papan seluncur yang panjang, panjat dinding, melintasi jaring pelangi yang unik, serta bermain sepuasnya di kolam bola yang sangat luas. Untuk anak balita, juga tersedia Toddler Zone sehingga mereka dapat bebas berjalan atau merangkak dan mencari teman baru. Selain itu, di Timezone Play ‘N’ Learn ini juga terdapat area yang dapat digunakan untuk pesta dan acara.

Bagaimana faktor keselamatan dan keamanan Timezone Play ‘N’ Learn ini? “Kami memandang keselamatan dan keamanan adalah hal yang utama dan sangat penting. Semua fasilitas yang tersedia di Timezone Play ‘N’ Learn sudah dilengkapi dengan sertifikat keselamatan Internasional serta diawasi dalam proses pemeliharaan yang ketat,” ujar Naveen. Di lokasi arena bermain Timezone Play ‘N’ Learn, semua anak-anak, orang tua atau pengasuh akan tercatat melalui teknologi gelang check-in dan tidak ada anak-anak yang diperbolehkan meninggalkan area bermain tanpa didampingi orang dewasa. Lebih jauh lagi, di semua area juga dilengkapi oleh CCTV atau kamera keamanan.

Prosesi pembukaan Timezone Play ‘N’ Learn ini meriah dan penuh kegembiraan dengan penampilan dan pertunjukkan sulap, kompetisi menari anak-anak dan free goodie bags untuk pengunjung. (tim)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BALI

Setelah Viral, Generasi Milenial Berdatangan Lihat Bunga Matahari Tabanan

Published

on

Bunga matahari adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak.

Femme.id, Tabanan – Generasi milenial meminati keindahan panorama alam yang masih asri di Bali, yakni Taman Wisata Bunga Matahari, Belayu Florist di Banjar Batannyuh, Belayu, Kabupaten Tabanan, setelah lokasi tujuan wisata (destinasi) itu viral di media sosial (medsos).

“Dari sekian banyak para wisatawan yang datang, sebagian besar adalah kaum generasi milenial, karena Belayu Florist sudah viral di medsos. Mereka penasaran akan hamparan sawah seluas 60 hektare yang dikelilingi bunga matahari,” kata Pengelola Belayu Florist, Wayan Dika, di Tabanan, Bali, Senin (31/12/2018).

Terletak di dekat jantung kota Kabupaten Tabanan, Taman Belayu Florist yang baru berdiri pada Juli 2018 mulai dikenal oleh masyarakat Bali dan bahkan di luar Bali pun mulai mengenal lokasi tujuan wisata itu.

“Para pengunjung menghabiskan waktu rata-rata hampir dua jam berkeliling kebun, mereka melakukan swafoto dengan latar belakang Bunga Matahari yang sedang mekar. Di sini memang banyak spot selfie bagi para pengunjung,” katanya.

Awalnya, ia mengaku hobi menanam bunga, kemudian tempat ini menjadi viral karena diposting di medsos, sehingga berdampak positif dengan datangnya generasi milenial hingga sekarang, terutama saat musim libur Natal yang jumlah kunjungannya naik drastis.

“Berkat postingan di medsos itulah, tempat wisata ini mulai dipadati sejumlah wisatawan lokal dan daerah di luar Bali. Biasanya, jumlah kunjungan per hari mencapai 100 pengunjung, namun pada libur Natal ini hingga 500 pengunjung per hari. Harga tiket masuk Rp5.000,” katanya.

Hal itu diakui Citra, wisatawan lokal. Ia mengharapkan dengan adanya lokasi tujuan wisata baru ini bisa menjadi salah satu tempat favorit di Tabanan dan menambah daya tarik bagi kabupaten Tabanan sendiri.

“Tempat foto yang menarik dengan latar belakang bunga matahari sangat disukai kaum milineal, termasuk saya, tempat seperti inilah yang kami suka, selain pantai dan wisata lainnya. Dengan swafoto, kami juga tak lupa untuk unggah ke medsos masing-masing agar semua orang tahu bahwa ada destinasi wisata yang menarik untuk generasi muda di Tabanan,” katanya. (nfy)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

BALI

“The Tripper”, Gitar Pintar yang Mejeng di Paviliun Indonesia

Published

on

The Tripper adalah "gitar pintar" buatan Stranough Guitar Technology, Bandung.

Femme.id, Nusa Dua – Di salah satu sudut ruang pamer UKM di Paviliun Indonesia terpajang dua buah gitar berukuran mini tanpa kepala gitar.

Keberadaannya menarik beberapa delegasi pertemuan tahunan IMF-WB yang melintas ruang pameran di kawasan Hotel Westin, Nusa Dua.

BACA JUGA : Koleksi Lokananta Dipamerkan di Paviliun Indonesia

The Tripper adalah “gitar pintar” buatan Stranough Guitar Technology, Bandung.

Bentuknya ramping dengan desain sederhana namun cerdas serta portabel karena bisa dimainkan di mana saja dan kapan saja.

Tak perlu harus selalu disambungkan pada amplifier supaya suaranya keluar, tapi cukup dengan memasang headset pada headset output pada kepala kabinet amplifier, atau dikombinasikan dengan smartphone untuk menghasilkan voltase suara rendah dan tidak bising.

Agar mendapatkan suara rendah, The Tripper dilengkapi preamps atau kontrol amplifier dengan baterai 9 volt untuk output headphone.

“Nama The Tripper diambil dari trip, atau perjalanan. Jadi gitar ini bisa dimainkan di mana saja termasuk saat orang sedang melakukan perjalanan. Gitar ini kecil, beratnya tidak sampai dua kilo gram, bisa masuk kabin dan ringkas,” kata Willy, Quality Control Head dari Stranough Guitar Technology di Paviliun Indonesia pada Minggu (14/10/2018).

Tampilan gitar memang terlihat seperti gitar buntung karena alat setem tidak dipasang di kepala gitar, melainkan pada bagian tubuh gitar.

Meski demikian, The Tripper tetap menggunakan tuning normal, walaupun bisa juga menggunakan tuning drop.

The Tripper sudah pasarkan ke Singapura, Tokyo, Hongkong, Sydney, Turki, Jerman, dan New York,

The Tripper bisa didapatkan di Indonesia ada di Wijaya Musik Blok M, kalau di luar negeri sudah ada di Mesir, Singapura dan Belanda.

Sejumlah musisi luar negeri menjadi penggemar gitar Stranough seperti Aaron Barrett dari Real Big Fish, grup ska legendaris dari California, AS.

Khusus untuk pameran di Paviliun Indonesia, UKM yang dibina oleh Bank Mandiri itu memboyong 10 gitar edisi terbatas yang diberi aksen batik pada badan gitarnya.

Gitar dibanderol dengan harga Rp6.250.000.

Sementara itu, Teresa Laoh, Duta BUMN yang bertugas memberi informasi bagi para delegasi yang berkunjung mengatakan banyak delegasi IMF-WB yang tertarik dengan gitar The Tripper.

“Kebanyakan delegasi dari Afrika yang tertarik karena bentuknya yang unik, mereka bertanya fungsinya seperti apa,” kata Teresa. (ida)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

BALI

Koleksi Lokananta Dipamerkan di Paviliun Indonesia

Published

on

Box set CD Lokananta Songs Collection merupakan sebuah koleksi empat album yang khusus dipersembahkan oleh Studio Lokananta Solo.

Femme.id, Nusa Dua – Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) menampilkan box set berisi CD koleksi lagu-lagu Lokananta di pameran Paviliun Indonesia selama gelaran pertemuan IMF-WB berlangsung pada 8 hingga 14 Oktober 2018.

“Box set CD Lokananta Songs Collection merupakan sebuah koleksi empat album yang khusus dipersembahkan oleh Studio Lokananta Solo untuk mengisi acara IMF – World Bank Group Annual Meeting di Nusa Dua Bali,” Direktur Keungan dan Produksi PNRI Satrijo Sigit Wirjawan saat dihubungi Antara pada Sabtu (13/10/2018).

BACA JUGA : Kisah Tenun Watubo di Paviliun Indonesia

Box set terdiri dari empat album yaitu album Gending Bali, Karawitan Jawa, Bingkisan Dari Tanah Air, serta album Asian Games.

“Semua lagu dalam album-album tersebut mencerminkan keragaman musik Nusantara dan tradisional Indonesia yang sangat unik, klasik, dan berharga untuk di koleksi,” katanya.

Album Gending Bali berisi lagu-lagu tradisional Bali yang biasa diperdengarkan saat penyambutan tamu-tamu agung.

Sementara album Karawitan Jawa lebih mengenalkan harmonisasi suara gamelan yang merupakan kelompok alat musik tradisional Jawa.

Sedangkan album Bingkisan dari Tanah Air adalah kumpulan lagu-lagu dari berbagai daerah di Indonesia yang sering diperdengarkan saat acara-acara kenegaraan.

“Kalau album lagu-lagu Asian Games adalah kumpulan lagu yang pernah dibagikan sebagai bingkisan buat para atlet peserta Asian Games tahun 1962 di Jakarta Indonesia,” kata Sigit.

Sigit mengatakan perhelatan IMF yang dihadiri 189 negara dan 36.000 peserta merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Perum PNRI, yang dalam hal diwakili oleh unit bisnisnya Lokananta.

“Ini kesempatan untuk memperkenalkan dan memperdengarkan kembali lagu-lagu klasik Indonesia ke seluruh dunia sehingga negara lain dapat menghargai kekayaan seni budaya musik Indonesia yang sangat beragam,” pungkasnya. (ida)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.