Connect with us

Hiburan

Temuan Baru Kasus Jung Joon-young, Video Hingga Obrolan Vulgar

Published

on

Jung Joon-young adalah, seorang penyanyi-penulis lagu, radio DJ, pembawa acara, aktor, dan tokoh televisi asal Korea Selatan.

Femme.id, Jakarta – Pengacara Bang Jung-hyun, yang melaporkan ruang obrolan grup (group chat) penyanyi Jung Joon-young ke Komisi Anti-Korupsi dan Hak Sipil Korea Selatan, mengungkapkan temuan baru berupa dugaan tindak pemerkosaan, selain distribusi foto dan video terlarang oleh Jung-young.

Dalam sebuah wawancara dengan reporter media Korea Selatan, JTBC pada Kamis (11/4/2019) lalu, seperti dilansir Eonline, Jung-hyun mengatakan kemungkinan adanya tindak pemerkosaan dalam kasus sang penyanyi.

“Pertama, ada foto dan video wanita yang tidak sadar. Ada video aktivitas seksual yang dilakukan pada wanita yang berbaring seolah-olah mereka sedang tidur. Ada sekitar 10 video yang bisa dianggap sebagai serangan seksual paksa,” kata dia.

Jung-hyun lalu menuturkan pernah menghubungi para korban dalam rekaman obrolan grup Joon-young.

“Para korban terkejut melihat isi ruang obrolan. Mereka tidak ingat sama sekali. Mereka tahu itu mereka [dalam video] tetapi tidak ingat berhubungan intim,” tutur dia.

Perempuan dalam video juga mengaku tidak tahu menjadi korban perkosaan.

Jung-hyun juga mengemukakan sepak terjang klub-klub malam tersebut seperti Burning Sun dan Monkey Museum yang sedang diselidiki karena dugaan penjualan dan distribusi obat-obatan terlarang.

“Kecurigaan serangan seksual dan pemerkosaan muncul karena obat. Beberapa korban hampir tidak minum alkohol tetapi berbicara seolah-olah mereka benar-benar kehilangan akal,” kata dia.

Setelah itu, dia menceritakan salah satu video yang diduga berasal dari ruang obrolan Joon-young.

“Seorang anggota ruang obrolan berusaha untuk melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita, tetapi gagal, jadi ia mencoba lagi pada seorang wanita yang sudah tertidur. Sepertinya ada 4 pelaku, tetapi mungkin bisa sampai 6, termasuk mereka yang berada di tempat pemerkosaan tetapi tidak berpartisipasi,” papar dia.

Jung-hyun mengatakan salah satunya dari pelaku ini adalah selebriti.

Hirarki anggota dalam ruang obrolan

Jung-hyun lalu membahas tentang hierarki anggota dalam obrolan grup. Seungri menempati urutan kedua tertinggi setelah Yoo In-Suk dari Yuri Holdings.

Seungri dilaporkan secara teratur meminta anggota dalam obrolan grup meninggalkan obrolan itu, agar tidak ada data memberatkan yang tersisa di ponsel mereka.

Sementara Joon-young menjadi satu-satunya anggota yang tidak meninggalkan obrolan.

“Percakapan itu tidak hanya di satu ruang obrolan. Joon-young tetap berada semua ruang obrolan. Dan inilah awal terkuaknya kasus,” tutur Jung-hyun.

Dia menilai semua anggota grup tidak melihat perempuan sebagai manusia, tetapi sebagai alat pemuas nafsu seksual mereka.

Polisi saat ini menyelidiki satu orang dari kalangan selebiriti. Namun Jung-hyun menolak menyebutkan nama karena merasa ini bukan wewenangnya.

Sementara itu, Investigasi kasus masih berlangsung dan polisi belum mengomentari tuduhan perkosaan. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Hiburan

Park Yoo-chun Dipecat, akan Pensiun dari Dunia Hiburan

Published

on

Park Yoochun atau dikenal dengan nama panggung Micky Yoochun, adalah seorang penyanyi, rapper, penulis lagu dan aktor asal Korea Selatan.

Femme.id, Jakarta – Bintang K-pop Park Yoo-chun telah dikeluarkan dari agensi manajemennya, seperti diumumkan pada Rabu (24/4/2019), sehari setelah polisi meminta surat penangkapan atas penyalahgunaan narkoba.

“(Kami) memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif dengan Park Yoo-chun atas pertimbangan kepercayaan kami telah dirusak,” kata C-Jes Entertainment seperti dilansir Yonhap, Rabu (24/4/2019).

“Kami mengetahui dari media kemarin bahwa hasil tes Badan Nasional Forensik terbukti positif. Kami memantau hasil investigasi, selama ini percaya pada klaim Park bahwa dia tidak bersalah,” kata agensi manajemen trio JYJ, di mana Park adalah salah satu dari tiga anggotanya.

Agensi itu juga menyatakan aktor dan penyanyi 33 tahun itu akan “pensiun dari dunia hiburan, membatalkan semua jadwal di hadapan publik dan mematuhi keputusan pengadilan.”

Setelah mantan tunangannya, Hwang Ha-na, cucu dari produsen produk susu, ditangkap atas tuduhan membeli dan memakai methamphetamine awal bulan ini, Park juga dituduh menggunakan narkoba. Meski demikian, pada 10 April, Park menggelar konferensi pers dan membantah semua tuduhan itu.

Kontradiksi dengan klaim tersebut, polisi mengatakan tes narkoba dari sampel rambut kaki Park terbukti positif dan mereka akan mengeluarkan surat penangkapan untuk Park.

Agensi manajemen JYJ mengatakan pihaknya akan berusaha agar kejadian serupa tidak akan terjadi lagi.

Hasil tes urine Park sebelumnya tidak menunjukkan bukti pemakaian narkoba, tapi polisi berhasil mengambil sampel rambutnya saat menggeledah rumahnya di Hanam, Seoul, dan mobilnya bulan ini.

Park datang ke kantor polisi dalam keadaan sudah bercukur saat diinterogasi polisi pada pertengahan April. (nan)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Hiburan

Tes Narkoba Park Yoo-chun Terbukti Positif

Published

on

Park Yoochun atau dikenal dengan nama panggung Micky Yoochun, adalah seorang penyanyi, rapper, penulis lagu dan aktor asal Korea Selatan.

Femme.id, Jakarta – Polisi akan mengeluarkan surat penangkapan untuk Park Yoo-chun, aktor dan anggota JYJ, Selasa (23/4/2019), setelah tes narkoba dari sampel rambutnya terbukti positif.

Dilansir Yonhap, aktor 33 tahun itu diduga menggunakan methamphetamine bersama Hwang Ha-na, cucu dari pendiri perusahaan produk susu di Korea Selatan, awal tahun ini.

Hwang (31) ditahan awal bulan ini atas tuduhan menjual methamphetamine dan menggunakan zat terlarang itu pada 2015. Dia dikabarkan mengaku pada polisi bahwa Park adalah orang yang mengajaknya menggunakan narkoba bersama.

Park membantah semua tuduhan itu, berdasarkan tes urin dirinya tidak terpapar narkoba, namun tes dari bulu kakinya yang dilakukan Badan Forensik Nasional Korea Selatan menunjukkan hasil positif.

Polisi telah mendapatkan rekaman kamera pengawas yang menunjukkan Park mengambil sesuatu sekitar 20-30 menit setelah diduga mengirim uang ke akun yang dicurigai milik bandar narkoba lewat ATM di Seoul.

Dia mengatakan pada polisi dia mengirimkan uang atas permintaan Hwang, tapi mengklaim tidak menggunakan narkoba.

Hwang adalah mantan tunangan Park. Mereka berencana menikah pada 2017 tapi hubungannya kandas. (nan)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Hiburan

Volland Ungkap Pengalaman Misterius saat Syuting “Roh Fasik”

Published

on

Volland Zulfikar Humonggio, adalah seorang aktor, penyanyi, rapper Indonesia.

Femme.id, Jakarta – Aktor Volland Humonggio mengungkapkan pengalaman mistis saat syuting film horor religi “Roh Fasik” beberapa waktu lalu.

“Di rumah ada adegan salah satu hantu, merasa seperti ada sesuatu yang mendampingi,” ujar dia di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Volland juga mengaku mendengar suara seseorang yang berteriak-teriak. Saat malam tiba, orang yang berteriak itu mengalami kesurupan.

Dia juga merasa ngeri saat pengambilan gambar di kawasan pemakaman.

“Kayak ada yang teriak-teriak. Dia agak sedikit kesurupan pas malam. Juga agak ngeri di set kuburan,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, aktor Evan Sanders mengatakan lokasi syuting memang berada di kawasan pemakaman.

Dalam “Roh Fasik” karya sutradara Ubay Fox, Volland berperan sebagai Kemal, sahabat Hasan (Irwansyah). Melalui Hasan, Kemal banyak mempelajari ilmu agama.

“Sahabatnya, Hasan, banyak belajar sama Hasan, bisa dibilang salah satu orang menguasai ilmu agama, Kemal berusaha mempelajarinya,” tutur Volland.

Pengambilan gambar film “Roh Fasik” dilakukan pada tahun 2018 dan memakan waktu sekitar 19 hari.

Ada sejumlah tempat yang menjadi lokasi syuting film yang juga dibintangi Zaskia Sungkar, Nagita Slavina, Abi Cancer, Messi Gusti dan Denira Wiraguna itu, antara lain kawasan Puncak dan Gunung Papandayan, Jawa Barat. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.