Connect with us

Beauty

Langkah Membuat Riasan Baby Face

Published

on

Makeup Baby Face identik dengan pencampuran mata yang bulat besar, warna-warna cantik dan natural.

Femme.id, Jakarta – Bosan dengan riasan yang tebal? Coba beralih ke make-up “baby face” yang ringan dan memberi kesan segar pada wajah.

Jika Anda sudah memiliki palet eyeshadow, liner, maskara, primer, foundation, blush on dan concealer akan mudah untuk mendapatkan tampilan baby face.

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat tampilan baby face, seperti dikutip dari laman Boldsky, Minggu (8/3/2019).

Gunakan Concealer

Sebelum memulai make-up, sangat penting untuk menggunakan pelembab. Pelembab akan menutrisi kulitn Anda.

Setelah selesai, gunakanlah concealer untuk menyembunyikan noda, bintik-bintik gelap atau lingkaran hitam. Satu hal yang perlu diingat, Anda tidak harus menggunakan concealer ke seluruh wajah, tapi di titik yang diperlukan saja.

Untuk riasan baby face, Anda dapat menggunakan concealer hydrating ringan.

Foundation

Setelah selesai menggunakan concealer, lanjutkan ke bagian foundation. Gunakan foundation matte.

Baurkan foundation dengan jari-jari dan campur dengan BB krim untuk mendapat tampilan yang lembut dan dewy.

Tutup dengan bedak

Setelah mengoleskan foundation, tutup dengan bedak tabur. Bedak tidak hanya membantu membuat wajah Anda terlihat matte, tetapi juga membantu menjaga make-up tetap awet.

Untuk menghasilkan tampilan baby face yang terbaik, oleskan bedak di sepanjang rahang dan ujung dahi.

Tonjolkan tulang pipi

Langkah selanjutnya adalah fokus pada tulang pipi. Bayi umumnya memiliki pipi merah muda. Oleh karena itu, Anda harus memberi warna merah muda pada tulang pipi.

Gunakan blush on pink, beri titik pada tulang pipi Anda dan baurkan menggunakan jari-jari dengan membuat garis lurus dari tengah ke arah telinga.

Alis

Untuk mendapatkan tampilan baby face, pastikan alis tidak terlalu tebal. Jika Anda memiliki alis yang tipis, gunakan maskara pada alis agar terlihat lebih berisi. Kemudian, ambil pensil alis dengan warna yang sama dan lukislah di sekitar tepi alis agar terlihat lebih tebal.

Namun jika Anda sudah memiliki alis yang tebal, cukup gunakan sisir alis agar terlihat lebih rapih.

Gunakan eyeshadow

Meski menggunakan eyeshadow, Anda harus mengaplikasikannya setipis mungkin. Agar kelopak mata terlihat terangkat, Anda harus menggunakan eyeshadow berwarna alami atau yang paling sesuai dengan warna kulit.

Sedangkan untuk mata bagian bawah, buat titik-titik kecil menggunakan eyeshadow berwarna cokelat di tepi luar mata.

Lip balm

Pastikan Anda menggunakan lip balm berwarna pink atau lip gloss untuk menonjolkan bibir. (mar)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beauty

Bagaimana Memilih “Cushion” yang Tepat?

Published

on

Cara memilih cushion yaitu dengan menyesuaikan jenis dengan tipe kulit, lalu pilihlah warna sesuai warna kulit.

Femme.id, Jakarta – Sebagian kaum hawa memilih produk cushion demi mendapat tampilan kulit wajah yang bersinar, warna kulit rata, serta mampu menutup bintik hitam dan jerawat.

Lalu bagaimana memilih cushion yang tepat?

Hal penting yang perlu Anda ingat, menyesuaikan jenis cushion dengan tipe kulit, lalu pilihlah warna sesuai warna kulit, menurut Senior Decorative Formulator PT Paragon Technology and Innovation, Hilda Endang Damayanti, S.Farm., Apt.

“Untuk kebutuhan Indonesia, ingin hasil sempurna sehingga dari sisi covering lebih tinggi,” kata dia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Soal warna, pemilik kulit ke arah kuning bisa memilih kelir beige, sementara bagi mereka yang memiliki warna kulit putih, bisa menggunakan cushion warna lebih light.

Sebelum memutuskan memilih satu produk cushion, Anda bisa mencoba menepuk-nepuk produk pada punggung tangan. Cara ini untuk mengetahui apakah warna produk cocok untuk kulit Anda.

Bagi pemilik kulit sangat kering, sebaiknya jangan gunakan cushion full coverage karena bisa menyebabkan cracking. Pilih produk yang coverage-nya medium ke arah low saja.

“Kalau misalnya kulit sangat kering, pakai full coverage sebabkan cracking semakin parah, jangan terlalu pilih produk yang coverage-nya tinggi. Pilih yang medium. Kalau kulit normal, high coverage tampilan bisa sempurna,” papar Hilda. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Beauty

Perlukah Mencuci “Puff” untuk Riasan?

Published

on

Puff yang tidak dibersihkan bisa menyebabkan masalah kulit seperti jerawat,komedo dan iritasi pada wajah.

Femme.id, Jakarta – Alat kecantikan semisal puff dalam produk cushion ternyata bisa terkontaminasi bakteri sehingga menyebabkan wajah berjerawat atau berkomedo. Lantas apakah mencuci puff bisa menjadi solusi?

Senior Decorative Formulator PT Paragon Technology and Innovation, Hilda Endang Damayanti, S.Farm., Apt. mengatakan Anda bisa mencucinya menggunakan air hangat.

“Kalau tidak nyaman karena tidak dicuci sama sekali, bisa rendam puff dia air hangat, bisa dengan sabun yang tidak terlalu kuat, misalnya sabun cuci muka,” kata dia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Setelah itu keringkan puff misalnya di dalam oven jika menjemurnya terlalu lama, dan taruh kembali ke dalam wadah untuk bisa dipakai kembali.

Hilda tak begitu menyarankan Anda mencuci puff karena rentan terkontaminasi bakteri saat pencucian. Agar puff aman dari bakteri, saat ini sebenarnya sudah tersedia yang sifatnya waterproof dan anti bakteri.

“Dari bahan puff yang terbaik itu yang waterproof, otomatis produk tidak akan terserap ke puff. Kalau bahannya tidak waterproof, produk akan terserap dan jadi makanan bakteri, bakteri menempel dan berisiko terkontaminasi,” tutur dia.

Untuk mengetahui apakah puff yang Anda punya bersifat waterproof atau tidak, cobalah menggunting sedikit bagiannya. Jika ada produk riasan yang menempel di dalam lapisannya, berarti puff tidak waterproof. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Beauty

Trik Pakai Blush on agar Pipi Tampak Tirus

Published

on

Mengenakan dua warna blush on tidak akan tampak aneh, justru wajah bakal terlihat tirus dan kencang.

Femme.id, Jakarta – Penggunaan perona (blush on) pada area pipi bisa menjadi pilihan Anda untuk menampilkan wajah yang terlihat tirus. Namun, ada teknik khusus agar tampilan sesuai harapan.

Makeup Artist (MUA) Allyssa Hawadi mengatakan, sebaiknya gunakan dua warna blush on, yang gelap dan lebih terang, misalnya coral peach dan rosy pink dari Wardah.

“Warna lebih gelap dipakai di bagian luar muka (tulang pipi ke arah ujung mata). Sementara yang warna lebih terang di bagian dekat hidung,” kata dia di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurut Allyssa, mengenakan dua warna blush on tidak akan tampak aneh, justru wajah bakal terlihat tirus dan kencang.

Kebanyakan para perempuan hanya mengenakan satu warna blush on dan mengaplikasikannya dari bagian dalam wajah ke luar. Hasilnya, warna akan tampak mengumpul di bagian tengah yang bukan target blush on.

“Jangan ditarik langsung, warna ngumpul di situ. Sebaiknya pakai dari bagian luar dulu. Aneh enggak pakai dua warna? Enggak karena warna kelihatan paling luar wajah, jadi berasa kencang natural,” tutur Allyssa. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.