Connect with us

Health

Selain Kopi, Empat Minuman Sehat Ini Cocok untuk Memulai Hari Anda

Published

on

Teh Hijau dapat membantu masalah alergi, meningkatkan daya penglihatan, menurunkan kadar kolesterol, dan mengurangi risiko kerusakan gigi.

Femme.id, Jakarta – Sebagian orang meminum kopi di pagi hari. Tetapi untuk sejumlah alasan, beberapa dari kita mungkin menghindari minuman ini saat memulai hari, salah satunya karena ingin menyingkirkan ketergantungan pada kafein.

Lalu minuman apa saja yang bisa Anda pilih namun menyehatkan tubuh? Berikut empat diantaranya menurut para ahli diet seperti dilansir Medical Daily :

BACA JUGA : Kekuatan Teh Hijau Lindungi Jantung

1. Teh hijau

Menurut berbagai penelitian, jenis teh ini dapat membantu masalah alergi, meningkatkan daya penglihatan, menurunkan kadar kolesterol, dan mengurangi risiko kerusakan gigi.

Brigitte Zeitlin, ahli diet terdaftar dan pemilik BZ Nutrition, mencatat bahwa teh mengandung lebih sedikit kafein dan lebih banyak antioksidan ketimbang kopi.

2. Kefir

Jika Anda menghadapi masalah seperti kembung atau buang air besar yang tidak teratur, kefir bisa menjadi pilihan. Kefir adalah minuman susu fermentasi, yang dibiakkan dari biji kefir. Minuman ini diyakini dapat meningkatkan kesehatan pencernaan karena mengandung probiotik.

“Saya memberi tahu orang-orang yang mengonsumsi yogurt untuk probiotik untuk beralih ke kefir. Kefir mengandung lebih banyak jenis bakteri baik yang lebih banyak daripada yogurt,” kata Dawn Jackson-Blatner, ahli diet terdaftar yang berbasis di Chicago.

3. Air lemon

Lemon bisa menjadi pengganti kopi yang sempurna di pagi hari. Autumn Bates, seorang ahli gizi klinis bersertifikat, mengatakan bahwa segelas air lemon pertama di pagi hari adalah minuman terbaik untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang semalam.

Dia juga menjelaskan bagaimana menyiapkanya, yakni masukkan setidaknya setengah hingga delapan lemon pada 10 ons air hangat. Ini memastikan Anda mendapatkan jumlah vitamin C dan polifenol yang cukup untuk memberi Anda sistem kekebalan dan meningkatkan kesehatan kulit Anda.

4. Smoothie

Meskipun smoothie sangat mampu menjadi pilihan minuman yang sehat, namun itu sangat tergantung pada bagaimana Anda menyiapkannya.

Pertama, hindari menggunakan terlalu banyak buah karena dapat meningkatkan kadar gula darah. Sebaliknya, batasi diri Anda untuk menggunakan satu buah per smoothie dan gunakan lebih banyak sayuran hijau sebagai gantinya. Bayam, bit hijau, kale, bisa menjadi pilihan.

Ahli diet juga merekomendasikan memasukkan protein berkualitas baik dalam smoothie Anda, seperti yogurt, susu rendah lemak, atau bubuk protein bagi mereka yang mengikuti diet vegan. Lemak sehat seperti alpukat juga membantu dalam memberikan rasa kenyang untuk memulai hari. (lws)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Health

Dokter Gigi : Tidak Semua Orang Memerlukan Veneer dan Kawat Gigi

Published

on

Veneer merupakan tindakan memberikan lapisan luar pada gigi agar terlihat lebih putih.

Femme.id, Jakarta – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg. Diono Susilo mengatakan bahwa kini sedang tren veneer dan kawat gigi.

“Veneer merupakan tindakan memberikan lapisan luar pada gigi agar terlihat lebih putih,” ujar drg. Diono saat ditemui usai konferensi pers peluncuran IDEC 2019 di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

BACA JUGA : Teknologi Baru untuk Perawatan Gigi dan Mulut

Namun, ia mengingatkan mengenai risiko yang timbul pada gigi yang di-veneer, yakni gigi dalam menjadi rusak.

“Veneer itu dilakukan pada era 1990-an itu dengan memertimbangkan terdapat satu indikasi tertentu, seperti warna gigi tidak putih karena antibiotik,” imbuh drg. Diono.

Demikian pula mengenai tren kawat gigi yang juga memengaruhi pada fungsi pengunyahan.

“Bila pemasangan kawat gigi tidak tepat, maka gigi akan keluar,” ucap drg. Diono.

Oleh karena itu, ia mengingatkan,“Tidak semua orang memerlukan veneer dan kawat gigi dan jangan menjadikan sebagai tren. (ang)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Health

Teknologi Baru untuk Perawatan Gigi dan Mulut

Published

on

CBCT (Cone Beam Computed Tomography), teknik pengambilan gambar radiografi yang menggunakan sinar X.  

Femme.id, Jakarta – Perkembangan teknologi berkontribusi penting bagi perawatan gigi dan mulut, terutama memberikan pasien keamanan dan kenyamanan, menurut Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg. Diono Susilo.

Dokter gigi Diono menuturkan bahwa pada akhir tahun lalu, negara-negara maju menggunakan CBCT (Cone Beam Computed Tomography), teknik pengambilan gambar radiografi yang menggunakan sinar X.  

BACA JUGA : Gula Berperan Penting sebagai Penyebab Gigi Berlubang

“Hasil rontgen gigi ini dapat dilihat beberapa sudut pandang, dari samping atau depan. Kita bisa melihat dari bawah, sehingga kita dapat menganalisa lebih tepat,” ujar drg. Diono saat berbincang dalam konferensi pers peluncuran IDEC 2019 di Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Ketua IDEC 2019 ini mengatakan bahwa CBCT adalah teknologi mutakhir yang dapat diterapkan untuk mendiagnosis implan gigi. 

“Dalam beberapa kasus, terdapat gigi ‘tertanam’ yang tidak kelihatan. Melalui CBCT dapat dilihat kasusnya sehingga diperoleh diagnosis yang tepat sehingga memberikan pelayanan yang safety bagi pasien,” imbuh drg Diono. 

Kemudian, sambungnya, teknik anestesi yang terbagi dalam beberapa golongan yang lebih aman kandungannya. 

“Di era digital ini alat-alat yang digunakan pada industri kedokteran gigi juga akan mengarah ke robotik dan digital. Contohnya, dahulu pemasanhan implan secara manual sekarang robotik digital. Panduannya jelas,” ungkap Ketua PB PDGI Dr. drg Hananto Seno, SpBM, MM. (ang)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Health

Peneliti : Hubungan Genetik Antara Obesitas dan Depresi Terkuak

Published

on

Depresi, dan efeknya lebih kuat pada perempuan dibanding lelaki.

Femme.id, Jakarta – Kelebihan berat badan dapat menyebabkan depresi, kata para peneliti, yang sebagian besar berdampak pada psikologis seseorang, menurut laporan The Guardian yang dilansir Rabu (14/11/2018).

Sementara itu, penelitian sebelumnya menemukan bahwa orang yang mengalami obesitas cenderung mengalami depresi, namun belum jelas apakah depresi mendorong perubahan berat badan atau sebaliknya.

BACA JUGA : Jangan Pendam Pikiran Negatif Terus Agar Tak Depresi

Sekarang, dalam penelitian sejenis yang lebih besar, para ahli mengatakan memiliki varian genetik berhubungan dengan IMT yang tinggi menyebabkan depresi, dan efeknya lebih kuat pada perempuan dibanding lelaki. Apalagi, mereka mengatakan bahwa penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut berpengaruh pada citra tubuh mereka.

“Orang-orang dengan kelebihan berat badan di dalam masyarakat itu merasa lebih tertekan, dan hal itu setidaknya bagian dari dampak timbal balik dari IMT pada depresi,” ujar penulis-pembantu penelitian dari sekolah kedokteran University of Exeter Prof Tim Frayling.

Dalam tulisan di International Journal of Epidemiology, para peneliti dari Inggris dan Australia menjelaskan bagaimana mereka menggunakan data dari UK Biobank, sebuah penelitian yang melibatkan 500.000 partisipan dengan usia antara 37 tahun hingga 73 tahun yang direkrut pada tahun 2006-2010.

Para peneliti mengamati 72 varian genetik yang berkaitan dengan IMT yang tinggi juga berhubungan dengan beragam penyakit berisiko tinggi seperti diabetes dan penyakit jantung. Mereka juga melihat 14 varian genetik yang berkaitan dengan persentase lemak tubuh yang tinggi namun berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap masalah kesehatan tersebut.

Kelompok yang pertama dapat dikaitkan dengan depresi melalui mekanisme biologis atau psikologis, sedangkan kelompok yang kedua diharapkan hanya memiliki dampak psikologis.

Secara keseluruhan, tim menemukan bahwa orang dengan IMT yang tinggi itu cenderung mengalami depresi.

Terfokus pada 73 varian genetik, dan dengan memertimbangkan faktor-faktor termasuk usia dan jenis kelamin, mereka menemukan bahwa setiap peningkatan sebanyak 4,7 poin dalam IMT, kemungkinan depresi meningkat sebesar 18 persen secara keseluruhan, dan 23 persen di antaranya perempuan.

Ketika tim peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber, mereka menemukan 14 varian genetik yang meningkatkan lemak tubuh tetapi tidak terkait dengan gangguan kesehatan metabolik termasuk juga berhubungan dengan meningkatnya seseorang mengalami depresi.

“Ini menunjukkan komponen psikologis sama kuatnya dengan komponen fisiologis apa pun, jika [yang terakhir] ada di sana,” kata Frayling, yang menunjukkan citra tubuh yang buruk berperan sebagai mekanisme.

Naveed Sattar, seorang profesor pengobatan metabolik di Universitas Glasgow, menyambut baik penelitian tersebut.

“Temuan baru ini mungkin yang terkuat sejauh ini untuk menunjukkan bahwa kelebihan berat badan sebenarnya dapat berkontribusi terhadap depresi. Tentu saja, banyak faktor lain yang dapat menyebabkan depresi, tetapi, meskipun demikian, menurunkan berat badan mungkin membantu meningkatkan kesehatan mental pada beberapa individu, sedangkan menjaga seseorang tetap langsing secara umum akan membantu mengurangi kemungkinan depresi,” katanya. (ang)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.