Connect with us

Digital

Akun Facebook Diretas, Apa Pengaruhnya ke Instagram?

Published

on

Facebook lagi-lagi terlibat masalah besar soal keamanan data pengguna.

Femme.id, Jakarta – Facebook lagi-lagi terlibat masalah besar soal keamanan data pengguna, akhir pekan lalu mereka mengumumkan sistem diretas sehingga berpengaruh ke 50 juta pengguna platform media sosial tersebut.

Apa pengaruhnya ke akun Instagram, yang juga milik Facebook?

Peretas menemukan celah untuk mencuri token akses Facebook. Token akses ini merupakan kunci digital yang membuat pengguna bisa masuk ke Facebook tanpa perlu memasukkan kata sandi.

Facebook juga mengizinkan aplikasi lain untuk login melalui akun Facebook, termasuk Instagram. Cara masuk melalui Facebook ini dianggap cara yang paling ringkas untuk dapat masuk ke berbagai aplikasi dan layanan.

Dengan cara seperti itu, laman TechCrunch melihat ada kemungkinan akun Instagram juga terdeteksi oleh peretas.

Tapi, hingga saat ini Facebook belum mengungkapkan apakah layanan ketiga yang dapat masuk melalui akun Facebook juga terdampak.

Wakil Direktur Manajemen Produk Facebook, Guy Rosen menjelaskan kelemahan yang ditemukan terletak di Facebook, peretas memegang token sehingga akun bisa diambil alih. Artinya, peretas juga memiliki akses ke aplikasi ketiga yang login melalui Facebook.

“Kami sudah menyetel ulang semua token akses untuk melindungi keamanan akun, pengembang yang menggunakan Facebook Login akan bisa mendeteksi token akses sudah disetel ulang, mengidentifikasi pengguna. Sebagai pengguna, Anda harus login lagi ke aplikasi ketiga,” kata Rosen. (ant)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Digital

Instagram Bisa Belanja Lewat Video, Begini Caranya

Published

on

Gambar akan disimpan ke koleksi Shopping, sama seperti koleksi lainnya, Shopping dapat diakses lewat profil.

Femme.id, Jakarta – Menyambut akhir tahun dan musim belanja, Instagram menambah tiga fitur untuk berbelanja dan akun bisnis di platform berbagi konten mereka.

“Hari ini, kami umumkan tiga cara baru untuk melihat produk, belanja merk favorit dan inspirasi belanja lewat Instagram, menjelang liburan,” kata Instagram dalam keterangan tertulis yang dimuat di blog resmi mereka, dikutip Jumat (15/11/2018).

BACA JUGA : Instagram Bakal Punya Fitur Pelacak Waktu Bersosial Media

Berikut ini adalah fitur-fitur belanja terbaru di Instagram

1. Belanja dari video

Saat menonton video dari sebuah akun bisnis di Feed, pengguna bisa mengetuk ikon Belanja atau SHopping di pojok kiri bawah untuk melihat produk-produk yang ada di konten tersebut.

2. Simpan gambar

Ketika menemukan barang yang disukai saat melihat-lihat konten, pengguna bisa menyimpannnya di koleksi Shopping dan melihatnya kembali jika mau. Pengguna bisa mengetuk ikon Simpan atau Save di Stories atau Feed, letaknya di pojok kanan bawah.

Gambar akan disimpan ke koleksi Shopping, sama seperti koleksi lainnya, Shopping dapat diakses lewat profil.

3. Belanja di akun bisnis

Instagram merancang ulang tab Shop atau Belanja di akun bisnis untuk mempermudah melihat produk yang dipajang. Ketuk tombol “Shop” di akun bisnis untuk melihat produk, termasuk unggahan yang memuat produk tersebut.

Instagram terus memperbarui fitur berbelanja di platform mereka, September lallu, mereka membuat stiker produk di Stories agar pengguna bisa mendapatkan informasi seputar produk yang ditampilkan di konten.

Pengguna juga bisa melihat kanal berlanja di Explore untuk membeli barang dari merk yang diikuti maupun merk lainnya. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Digital

Facebook akan Bentuk Badan Independen Konten 2019

Published

on

Badan independen ini juga jawaban Facebook atas berbagai masalah mengenai konten yang diunggah ke jejaring sosial mereka.

Femme.id, Jakarta – Menyikapi peredaran konten di platrom mereka, Facebook akan membentuk badan pengawas independen untuk menangani banding soal konten yang dihapus.

Laman Cnet menullis pengguna yang kontennya dihapus oleh Facebook dapat mengajukan banding ke badan independen tersebut untuk meminta penjelasan mengapa unggahan dianggap melanggar kebijakan komunitas platform tersebut.

BACA JUGA : Pendiri Oculus akan Tinggalkan Facebook

CEO Mark Zuckerberg dalam sebuah tulisan menyatakan pola hubungan badan pengawas dengan pengguna seperti jajaran direksi dengan pemegang saham dalam sebuah perusahaan.

Selama ini, Facebook harus menghadapi pertanyaan seputar batasan apa yang dapat diunggah di platform, siapa yang memutuskan kebijakan dan tindakan serta siapa yang memastikan orang-orang tersebut terpercaya.

Badan independen ini juga jawaban Facebook atas berbagai masalah mengenai konten yang diunggah ke jejaring sosial mereka. Facebook menghadapi tuduhan platform mereka digunakan Rusia untuk menyebarkan propaganda untuk mempengaruhi pemilu.

Zuckerberg dalam sebuah konferensi pers di Amerika Serikat Kamis (14/11/2018) waktu setempat berpendapat untuk mengatasi berbagai tantangan ini mereka membutuhkan lebih banyak bantuan.

“Saya yakin kami tidak harus sendirian membuat begitu banyak keputusan penting tentang kebebesan berekspresi,” kata Zuckerberg.

Badan ini akan dibentuk tahun depan, dia belum memutuskan siapa saja yang akan berada di organisasi tersebut. (dln)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Digital

Google Maps Miliki Fitur Kirim Pesan

Published

on

Ketuk profil yang muncul di peta, pengguna akan menemukan opsi untuk mengirim pesan.

Femme.id, Jakarta РGoogle mempermudah pemilik bisnis yang mengaktifkan Profil Bisnis di platform tersebut melalui kemampuan baru di aplikasi peta Maps, berkirim pesan.

“Mengirim pesan ke akun bisnis membuat Anda tidak perlu menelepon jika ingin memesan kue untuk ibu yang sedang berulang tahun sementara Anda sedang di bus, atau memastikan toko sepatu punya ukuran Anda,” kata Manajer Produk Google Maps, Aditya Tendulkar dalam tulisan di blog resmi Google, dikutip Kamis (15/11/2018).

BACA JUGA : Google Gelontorkan 25 Juta Dolar Dana Hibah AI

Opsi mengirim pesan ke Profil Bisnis dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Maps terbaru. Ketuk profil yang muncul di peta, pengguna akan menemukan opsi untuk mengirim pesan.

Pesan yang sudah dikirim dapat dilihat di menu “Message” di bar menu. Pantauan Antara, fitur ini belum tersedia di Indonesia.

Google dalam keterangan tersebut menyebutkan pengguna di beberapa “negara tambahan” akan merasakan mengirim pesan melalui aplikasi Google Maps.

Sementara itu, bagi para pemilik akun bisnis yang ingin dapat menerima pesan melalui Google Maps, mereka perlu memasang aplikasi terbaru Google My Business dari Google Play maupun App Store untuk terus terhubung dengan pelanggan.

Google mulai mengaktifkan mengirim pesan antar profil bisnis sejak tahun lalu di sejumlah negara. (nat)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.