Connect with us

True Story

Mardani Ali Sera Tanggapi Santai, soal Hoaks Perselingkuhannya dengan Neno Warisman

Published

on

Politikus PKS Mardani Ali Sera dan artis Neno Warisman.

Femme.id, Jakarta – Setelah isu perselingkuhan sempat menerpa Waketum Gerindra Fadli Zon, kali ini isu tersebut menerpa Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera.

Dia sendiri dikabarkan selingkuh dengan seorang perempuan yang cukup terkenal di Indonesia.

Hal itupun ditepis oleh Mardani sendiri. Di akun twitternya @MardaniAliSera dia menanggapi santai perihal yang mendera dirinya itu.

Mardani Ali Sera Polisikan Akun Twitter ‘Kakek Detektif’

Bahkan, di akunnya itu dia juga melampirkan pernyataan dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid yang menegaskan bahwa, isu perselingkuhan itu sengaja dihembuskan untuk membungkam gerakan #2019GantiPresiden.

Selain itu, mereka yang menyebar kabar palsu alias hoax itu akan dilaporkan ke pihak polisi.

“Makin di fitnah, kawan2 di Gerakan #2019GantiPresiden makin semangat sosialisasi. Makin yakin insya Allah kejadian di 2019 | Atas desakan relawan, maka para penyebar hoax akan dilaporkan ke Polisi sebagai bentuk dukung kami MELAWAN HOAX,” kata Mardani.

Atas pernyataan Mardani itu, warganet ikut berkomentar. Ini kata mereka.

@LindaMartina8: Mrk hanya bisa buat fitnah krn mrk tdk punya skil dan kemampuan apapun selain adudomba fitnah rusuh dan gaduh.

@AyraHadi: fitnah sana,fitnah sini, nggak mempan nggak ngaruh, semakin di fitnah semakin di cintai tetap fokus: #2019GantiPresiden #2019GantiKacung #2019GantiJongos.

@rochmanabdul43: apa yg mau dibanggakan…ketika sedang mengalami kesulitan ekonomi listrik malah naik,harga bbm naik,pajak naik..apalagi kebutuhan pokok mah pada ikutan naik..udah gitu penegak hukum ga bisa bertindak adil..yg benar jadi salah eh yg salah malah benar.. #2019GantiPresiden. (ria)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Politisi

Polisi Hentikan Kasus Adik Mbak Mega, Meski Ada 30 Laporan

Published

on

Mbak Mega, dan adiknya Sukmawati Soekarnoputri

Serambiislam.com, Jakarta – Penyidik kepolisian telah menerbitkan surat perintah penghentian penyelidikan (SP3) terhadap kasus dugaan tindak pidana penistaan agama yang menjerat Sukmawati Soekarnoputri.

“SP3 ini adalah surat perintah penghentian penyelidikan, ya, bukan penyidikan karena perkara masih tahap penyelidikan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Mohammad Iqbal di Jakarta, Minggu.

Ditegaskan Iqbal bahwa dihentikan karena tidak ditemukan perbuatan melawan hukum atau perbuatan pidana sehingga perkara tersebut tidak dapat dinaikkan ke tahap penyidikan.

Semakin Bertambah, Umat Islam yang Polisikan Pencipta Puisi SARA Sukmawati

Menurut dia, total laporan atas kasus ini berjumlah 30 laporan dengan dua laporan sudah dicabut oleh pelapornya.

Seperti dilansir Antara, penyidik telah memeriksa 28 pelapor, seorang saksi, dan Sukmawati sebagai terlapor.

Selain itu, penyidik juga sudah mendengar keterangan empat ahli, yakni seorang ahli bahasa, seorang ahli sastra, seorang ahli agama, dan seorang ahli pidana.

Selanjutnya, penyidik sudah melaksanakan gelar perkara dan memutuskan bahwa kasus tersebut dihentikan penyelidikannya karena tidak ditemukan perbuatan pidana.

Puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang dibacakan Sukmawati di ajang Indonesia Fashion Week 2018 di Jakarta pada tanggal 29 Maret 2018 memicu kontroversi dan protes karena membandingkan konde dengan cadar dan kidung dengan azan.

Adanya kasus ini, Sukmawati yang merupakan putri proklamator kemerdekaan dan presiden pertama Indonesia Soekarno sempat meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia.

Sukmawati menjelaskan bahwa dirinya tidak berniat menistakan agama Islam dengan puisi tersebut. (nit)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Politisi

Keluarga Tahanan KPK Kunjungi Rutan, Bawa Ketupat Lebaran

Published

on

Istri Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola, Sherrin Tharia

Femme.id, Jakarta – Keluarga dan rekan dari para tahanan di Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur cabang Rutan KPK, Jakarta, Jumat, melakukan kunjungan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan pengunjung mulai mengantre untuk pendaftaraan kunjungan selepas shalat Id. Beberapa pengunjung datang membawa makanan khas Lebaran.

Salah satu keluarga tahanan yang berkunjung yaitu istri Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola, Sherrin Tharia, yang datang sekitar pukul 07.45 WIB dan meninggalkan lokasi pada pukul 07.56 WIB.

Rita Widyasari Dibawakan Opor oleh Suami ke Rutan KPK

Zumi Zola menjadi tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD Jambi 2018. Sherrin tidak banyak berkomentar kepada wartawan ketika memasuki rutan maupun ketika meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, KPK memfasilitasi 52 tahanan untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1439 Hijriah di rutan Guntur. Sedangkan jadwal kunjungan keluarga dilakukan mulai pukul 08.30 WIB sampai 11.30 WIB.

Selain Zumi Zola, beberapa tahanan yang berada di rutan KPK antara lain dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sebagai terdakwa kasus menghalang-halangi penyidikan dalam perkara korupsi KTP-Elektronik (KTP-E).

Selain itu Da juga keponakan Setya Novanto Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebagai tersangka kasus KTP-E, anggota Komisi I DPR dari Partai Golkar Fayakhun Andriadi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi suap pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Kemudian, Gubernur nonaktif Sulawesi Tenggara Nur Alam yang sudah divonis 12 tahun penjara dalam kasus korupsi penerbitan izin usaha pertambangan.

Yang lainnya adalah Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari yang menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi, serta mantan ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi penerbitan surat ketetapan lunas (SKL) untuk obligor BLBI. (ant)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Selebriti

Pelawak Nurbuat Srimulat Tutup Usia

Published

on

Pelawak Srimulat, Nurbuat

Femme.id, Jakarta – Pelawak Nurbuat yang tergabung dalam grup lawak Srimulat tutup usia pada usia 69 tahun.

Kabar tersebut tersiar melalui media sosial Twitter @Seimulatism. Melalui akun tersebut pula diketahui Nurbuat meninggal dunia pada Kamis (14/6) pukul 22.30 WIB.

“Berita Duka. Innalillahi wainnaillaihi roji’uun. Telah meninggal dunia pada malam ini sekitar pukul 22.30 wib, Pak Nurbuat Srimulat. Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya,” tulis akun tersebut.

Nurbuat adalah pemeran dan pelawak Indonesia. Ia terkenal sebagai pelawak dengan logat Madura melalui grup lawak Srimulat.

Ia lahir di Malang, Jawa Timur, pada 1 April 1949. Pada 1970, ia mulai tertarik masuk grup kesenian di Malang, yang bernama Anoraga. Nurbuat bergabung dengan Srimulat pada awal 1982. (sel)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.