Connect with us

Woman

Begini Pesan Susi Pudjiastuti untuk Perempuan Indonesia, di Hari Kartini

Published

on

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Femme.id, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan, dalam rangka memperingati Hari Kartini, perempuan di Republik Indonesia harus bisa membebaskan diri dari keterbatasan agar dapat mewujudkan impian mereka.

“Saya pikir, wanita Indonesia harus mulai liberating atau membebaskan diri dari keterbatasan pemikiran-pemikiran sebagai wanita,” kata Susi dalam rilis Humas KKP dalam rangka merayakan Hari Kartini di Jakarta, Sabtu.

BACA JUGA : Gaya Menteri KLH Berkebaya Kartinian, Ternyata Bikin Pangling

Menurut Susi, kaum perempuan jangan terus berpikir bahwa sebagai seorang perempuan maka dirinya tidak diperbolehkan melakukan berbagai macam hal.

Saya bisa berbuat apa yang memberi manfaat bagi banyak orang? ~ Menteri Susi Pudjiastuti

Namun, lanjutnya, pola pikir yang harus ditanamkan adalah “sebagai seorang perempuan, maka saya bisa berbuat apa yang memberi manfaat bagi banyak orang.”

“Jangan berpikir apa yang tidak bisa, nanti tidak bisa semua,” kata menteri yang telah meraih sejumlah penghargaan internasional itu, seperti dikutip Antara.

Selain itu, ujar dia, Hari Kartini juga mengingatkan dirinya tentang bagaimana luasnya berbagai pemikiran luar biasa dari seorang R.A. Kartini. (raz)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Woman

Gaya Menteri LHK Berkebaya Kartinian, Ternyata Bikin Pangling

Published

on

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar

Femme.id, Bogor – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar tampil beda saat menghadiri peringatan Hari Kartini di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu.

Balutan kebaya dan sanggul yang menghiasi rambutnya membuat Siti Nurbaya menimbulkan pangling bagi siapapun yang melihatnya, mengingat sehari-hari ia lebih suka mengenakan kemeja dan celana panjang.

BACA JUGA : Menlu Retno : RA Kartini Merupakan Inspirasi Wanita Indonesia

Siti mengaku ia menghabiskan waktu hampir 1,5 jam untuk berdandan, wajar saja kalau kemudian hasilnya membuat pangling.

Hari Kartini, kita maknai patriotismenya, semangatnya ~ Menteri Siti Nurbaya

“Memakai pakaian kayak kebaya, dandannya 1,5 jam. Jam lima habis sholat mandi pakai sanggul, make up, pakai baju. Nggak nyangka selama ini,” akunya di hadapan wartawan.

Meski lama, seluruh persiapan itu dilakukan sendiri Siti di rumahnya tanpa perlu ke salon, dengan sebagian besar waktu dihabiskan untuk tata rias wajah sedangkan sanggul “hanya” memakan waktu 35 menit.

“Tadi dandan di rumah, ada kakak saya yang bantu,” akunya.

Waktu 1,5 jam yang ia habiskan tidak sia-sia sebab Siti dinobatkan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo sebagai salah satu tokoh yang berbusana paling serasi.

Istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ratnawati Jonan, yang didapuk sebagai pranata acara Hari Kartini di Istana Bogor, mengumumkan Siti sebagai pemenang, lantaran tampil berbeda dibanding kesehariannya yang lebih sering mengkombinasikan kemeja dan celana panjang.

“Beliau bekerja tak kenal lelah menembus medan alam Indonesia, beliau hari ini hadir dengan busana mengagumkan, cantik dan tetap berwibawa keibuan sebagai Kartini Indonesia,” kata Ratnawati Jonan.

Terlepas dari kemenangannya, Siti berpesan bahwa Hari Kartini tak sekadar berdandan dan mengenakan pakaian adat nusantara, tetapi memaknai perjuangan R.A. Kartini untuk perempuan.

“Ini kan Hari Kartini, kita maknai patriotismenya, semangatnya, jiwa pendobrak dari keterbelakangan dan mendobrak dalam permasalahan sosial yang harus diselesaikan,” kata Siti kepada wartawan, seperti dikutip Antara.

Ia menyebutkan perjuangan yang terus dilakukan kaum perempuan adalah mengangkat harkat dan martabat perempuan. (gil)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Woman

Menlu Retno : R.A. Kartini Merupakan Inspirasi Wanita Indonesia

Published

on

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi

Femme.id, Bogor – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menilai tokoh R.A. Kartini merupakan inspirasi bagi wanita Indonesia untuk maju.

“Buat saya Kartini adalah inspirasi, ada cita-cita untuk memajukan perempuan,” kata Retno usai menghadiri peringatan Hari Kartini di halaman belakang Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu.

Ia menyebutkan semasa hidupnya, tidak semua keinginan dan cita-cita Kartini tentang kaum perempuan dapat diwujudkan pada saat itu.

Saya yakin kalau wanita Indonesia maju maka Indonesia akan jaya ~ Menlu Retno

“Tugas kita adalah melanjutkan mimpi dan cita cita tersebut,” kata mantan Duta Besar RI untuk Negeri Belanda itu.

Ia berharap inspirasi yang muncul dari RA Kartini dapat terus hidup untuk para wanita Indonesia guna mencapai kemajuan.

“Saya yakin kalau wanita Indonesia maju maka Indonesia akan jaya,” katanya.

Dalam kesempatan itu Retno menyampaikan tulisan yang telah ia siapkan untuk Hari Kartini.

Berikut kutipan lengkap tulisan Retno untuk peringatan Hari Kartini:

Kartini adalah sebuah inspirasi kemajuan anak perempuan negeri ini. Inspirasi untuk mengejar cita cita dan mimpi.

Perempuan Indonesia jadilah motor penggerak kemajuan, jadilah penyulam perdamaian dan toleransi.

Jadilah penjuru bagi kebajikan, jadilah Ibu bagi negeri ini. Selamat Hari Kartini. (gus)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Woman

Ini Bedanya Ibu-Ibu Jaman Dulu dengan Now

Published

on

Femme.id, Jakarta – Kaum hawa kelahiran pertengahan tahun 80-an hingga 90-an yang telah menjadi ibu atau dikenal sebagai millenial moms memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya dengan ibu-ibu generasi sebelumnya.

“Moms zaman now, sumber pengetahuannya lebih mudah tinggal googling. Cirinya mereka suka berkomunitas. Sumber informasi lebih luas dan mudah. Kalau ibu zaman dulu informasi dari orangtuanya,” papar psikolog dari TigaGenerasi, Vera Itabiliana Hadiwidjojo dalam acara yang diselenggarakan Mothercare, di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Vera mengatakan, berdasarkan penelitian, usia ibu-ibu millenial memiliki anak lebih tua ketimbang generasi sebelumnya.

“Sekarang 26 tahun dulu 21 tahun,” kata dia.

Lalu, soal media sosial yang lebih lekat pada ibu-ibu masa kini dan soal tempat bekerja mereka yang kin tak lagi mengharuskannya pergi pagi pulang malam.

“Para ibu millenial cenderun memiliki rasa ingin tahu yang besar dan mencari informasi yang diinginkan melalui bantuan internet,” tutur Vera.

“Tempat bekerja, zaman dulu, ibu kerja pagi pulang malam. Sekarang banyak ibu-ibu kerja dari rumah, bisa jadi blogger, jualan online,” imbuh dia.

Selain itu, soal pola asuh. Jika di masa lalu orangtua cenderung menerapkan gaya otoriter, disipilin, sekarang cenderung tak lagi.

“Wawasan orangtua sekarang lebih terbuka. Sekarang drone parenting. Hanya mantau, anaknya dilepas saja. Dulu helicopter parenting. Anak dipantau dari dekat. Kalau ada apa-apa segera diturunkan tangga penyelamat,” papar Vera. (lia)


Untuk kerjasama publikasi, dan media partner, hubungi Whatsapp : 0878-15557788, 0819-5557788. Email : redaksifemme@gmail.com, redaksi@femme.id.

Continue Reading

Trending

Redaksi Femme.id menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus),
publikasi Press Release, dan dukungan Media Partner, serta kerjasama bisnis lainnya. Redaksi Femme.id juga menerima sumbangan artikel/tulisan dari para penggiat citizen journalist, dan dari pembaca.

Kontak Email :
redaksi@femme.id

WhatsApp / SMS Center :
0878-15557788, 0819-15557788

© Femme.id termasuk salah satu anggota jaringan media siber Femme Entertainment Media (FEM) Group.